Perlekatan (Latch-on) adalah bagaimana mulut bayi bertemu dengan puting ibu dalam penghisap ASI.
Perlekatan ini penting karena menentukan sedikit-banyaknya ASI yang keluar. Kalau sekadar menempel ke payudara ibu, maka hanya ujung puting
yang diisap oleh bayi. Akibatnya meski sudah menyedot sekuat tenaga,
ASI hanya keluar sedikit mengingat "gudang" ASI tepat berada di bawah areola. Ibu akan merasa nyeri dan puting pun biasanya lecet
Jumat, 13 Desember 2013
Selasa, 10 Desember 2013
gaji kedua... gaji tambahannn
Apa Yang Anda Rasakan saat Ini?
- Terjebak rutinitas kerja yang membuat tidak bahagia?
- Karir mandek atau susah naik pangkat?
- Penghargaan kerja kurang memadai?
- Penghasilan tidak sesuai kerja keras yang dilakukan?
- Karir dan penghasilan anda tidak akan bisa memenuhi impian anda?
- Stress karena tempat kerja jauh dari rumah?
INFORMASI BERIKUT INI SANGAT ANDA BUTUHKAN!!
|
Yup! keinginan ku simple kok, pingin selalu ada disisi anak-anak disaat susah dan seneng pastinya, dimana pinginnya aku adalah orang yang pertama mereka cari kalau ada masalah, sedih, ataupun bahagia tanpa bingung soal finansial tentunya. Itu yang gak bisa aku punya saat ini dengan tuntutan pekerjaan dengan peraturan office hour atau jam kerja yang mengikat. Gimana menuju keinginan itu? insyaAllah saat ini aku sudah ada di kendaraan yang tepat, iya Oriflame bersama d'BCN adalah kendaraan yang tepat untuk aku menuju mimpiku menjadi ibu "tajir", dalam hal emosional maupun finansial yaaa ;-) Alhamdullilah dengan sistem secara online dan offline ini sangat membantu aku dalam menjalankan bisnis Oriflame-ku. Sama sekali tidak mengganggu pekerjaan di kantor. Yang penting menurutku kita harus konsisten menjalankannya dan harus punya MIMPI. Hasilnya dalam jangka waktu setahun tepat aku berada di posisi Senior Manager 21% dan aku sangat yakin akan terus naik dan naik dan naik lagi insyaAllah. Aku sudah membayangkan dalam waktu 5 tahun lagi aku akan ada di rumah bersama anak-anakku, pergi jalan-jalan kemana mereka mau, kapan mereka mau insyaAllah... pokoknya will have a lots of FUN! I will be part of their Amazing life Pelangi Assifanie Director, Rp.4jt/bulan |
Berbisnis Sambil Bekerja Kantoran?
Mungkinkah hal-hal ini yang membuat Anda khawatir bahkan sebelum memulainya?- Tidak punya pengalaman bisnis sama sekali.
- Tidak punya modal besar.
- Kesulitan membagi waktu antara bisnis dengan pekerjaan kantor.
- Resiko rugi akibat bisnis gagal terlalu besar.
- Mengganggu jam kantor.
STOP!!
Bersama d'BC Network semua kekhawatiran diatas dapat Anda buang jauh-jauh!Kami sudah membuktikan bahwa Anda dapat berbisnis sambil tetap bekerja kantoran!
- Anda tak perlu punya pengalaman karena kami akan membimbing anda.
- Modal awalnya relatif kecil dan otomatis kerugiannya juga kecil.
- Fleksibel, dapat dikerjakan dari mana saja dan kapan saja.
- Tak perlu banyak waktu. Cukup atur waktu luang diantara rutinitas kerja anda.
|
Saya sudah bekerja selama 7 tahun berpindah-pindah tempat dari media ke media, berharap untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Jujur..saya termasuk orang yang cukup punya ambisi tinggi, cita-cita saya untuk menjadi wanita karir dan memiliki lifestyle yang bagus. Justru saya tidak berharap kerja di kantor orang lain. Makanya saya juga pernah coba-coba buka perusahaan advertising sama temen-temen dan memiliki klien perusahaan yang sangat ternama tapi...tidak bertahan sampai 2 tahun akhirnya usaha tersebut bubar karena keterbatasn modal. Ahirnya saya kembali memutuskan untuk melamar kerja lagi untuk mengejar mimpi saya itu. Ternyata hati saya tetap masih kepengen memiliki usaha sendiri.. akhirnya saya berfikir untuk mencari sampingan dulu saja karena kesibukan saya bekerja, saya fikir hanya Bisnis Online yang kemungkinan besar bisa saya jalankan. Coba-coba searching di internet untuk mencari peluang bisnis online.. Banyak iklan-iklan yang saya lihat, sampai khirnya saya menemukan iklan yang poinnya adalah "bisnis online untuk bunda dirumah.." Waaaah..serasa menemukan berlian, saya terus pelajari isi dari website tersebut dan ternyata itu adalah Bisnis Oriflame yang bisa dijalankan secara online dan offline. Jujur saya tidak pernah anti sama yg namanya MLM apalagi setelah saya pelajari lebih jauh lagi sistemnya tuh bagus banget. Awal ngejalani memang agak bingung ngatur waktunya karena saya masih ngantor.. tapi setelah dijalankan dengan ritme yag dianjurkan Upline dan mulai merasakan bonusnya Saya mulai merasa... "apa sih yang ga bisa buat Oriflame dan juga d'BC Network hehehe" Dengan dua kurcaci cilik dirumah..rasanya memang repot iya.. tapi saya selalu meluangkan waktu buat Oriflame pada saat anak-anak sudah tidur setelah pulang kantor. "TIDUR LEBIH CEPAT DAN BANGUN TENGAH MALAM ATAU TIDUR BELAKANGAN DAN BANGUN LEBIH AWAL" (kata-kata yang terinspirasi dari member d'BC Network yg sudah lebih dulu berhasil.) InsyaAllah, mimpi saya untuk menjadi wanita sukses punya banyak uang tanpa harus diatur jam kantor, bisa bagi waktu dengan anak-anak kapan saya mau, sudah di depan mata dan tanpa harus mengeluarkan modal yang besar. Amiiin. Aya Amarta Director, Rp.4jt/bulan |
Anda bisa memiliki bisnis impian anda
dan tetap bekerja secara produktif!
Saatnya memulai "kantor kedua" anda!
Saatnya mengubah hidup anda!
Saatnya meraih keberhasilan anda bersama Oriflame dan d'BC Network!
Klik link disamping kanan Sekarang Juga :) !
|
Mengapa Harus Memilih d'BC Network Yang Didirikan Oleh Dini & Nadia?
Komunitas Pebisnis MLM Oriflame yang sangat bisa dijalankan SECARA ONLINE dan OFFLINE!! Didirikan oleh Dini Shanti dan Nadia Meutia pada September 2006 saat belum banyak yang melirik online sebagai alat untuk mengembangkan bisnis Oriflame! TAHUKAH ANDA? Oriflame telah eksis 45 tahun lebih di dunia dan 25 tahun di Indonesia Namun... Para Founders d'BCN : dalam waktu 3 Tahun Saja! Nadia Meutia adalah peraih penghargaan Leader Dengan Pertumbuhan Bonus Terbesar di Indonesia -- No.3 pada Tahun 2010 dan No.1 pada Tahun 2011 -- serta menjadi orang pertama yang mendapatkan mobil BMW X1 di Indonesia! dalam waktu 4 Tahun Saja! Dini Shanti meraih penghargaan sebagai Leader Dengan Kenaikan Level Tercepat di Indonesia tahun 2010 dan 2011 -- The Fastest Leader In Asia pada kedua tahun tersebut! Serta, menjadi peraih bonus mobil BMW 320i ketiga di Indonesia!
Nadia dan Dini adalah
Anggota Top 15 Oriflame Indonesia dan Asia sejak 2011! DIAMOND DIRECTOR ADALAH SAAT ANDA:
| ||||||
Jangan Tunda Lagi!
kerja di rumah
Yes? |
No? |
Pilih Mana?
Pilihan sebelah kiri
adalah beberapa hal yang kini merupakan sebagian keuntungan
menjadi anggota Oriflame melalui d'BC Network! Namun...ada SYARATnya!
menjadi anggota Oriflame melalui d'BC Network! Namun...ada SYARATnya!
- Ikuti semua step by step yang telah kami siapkan lengkap tentang BAGAIMANA MENJALANKAN d'BC Network dari rumah!
- Manfaatkan semua fasilitas canggih yang telah kami siapkan lengkap UNTUK SEMUA ANGGOTA d'BC Network dari rumah!
- Selalu aktif dalam Training, Forum dan Milis yang telah tersedia secara online (dan offline juga) baik untuk PEMULA MAUPUN ANDA YANG TELAH LAMA MENJALANKAN Oriflame melalui d'BC NETWORK, antara lain dari rumah!
Semua telah kami siapkan
Untuk bisa Anda
pelajari dan praktekkan dari rumah!
Berapa Kira-kira Modalnya Kerja dari Rumah
bersama d'BC Network?
- Uang Pendaftaran HANYA Rp.49,900
- Biaya Internetan Rp.200,000/bulan* atau bila bekerja dari warnet misalnya kami sarankan siapkan dana sekitar Rp.100,000/bulan
- Biaya domain dan hosting sekitar Rp.200,000/tahun! (optional)
- Biaya promosi online, besarnya tergantung kemampuan anda
- Mengalihkan belanja bulanan untuk tutup poin lebih kurang sekitar Rp.583,000/bulan (bisa juga melalui penjualan, dan keduanya ini diajarkan caranya!)
Apakah harus menjual produk?
Terserah Anda!Apakah harus membeli produk?
Tentu, produk kami nyata!Kalau beli produk, apakah harus keluar rumah?
Pembelian produk bisa dilakukan via telpon, email, website, maupun fax,dan juga tentunya datang langsung!
Dan produk akan dikirim ke tempat Anda!
Oriflame adalah sebuah perusahaan asal Swedia
yang telah berdiri kokoh di lebih dari 60 negara sejak 1967
bergerak di dunia bisnis MLM
dengan produk perawatan tubuh dan kecantikan dari luar dan dari dalam
mulai ujung rambut sampai ujung kaki!
Bekerja dari rumah adalah hal yang amat mungkin menjadi Penghasilan Utama
bila anda serius dan konsisten
mengikuti Sistem yang telah dibuktikan oleh banyak anggota kami!
Dapatkan informasi lebih lengkap
klik link disamping kanan sekarang juga :)
Jumat, 06 Desember 2013
terharu....
Pernah tinggal di rumah kontrakan yang kalau hujan deras bocornya layaknya kebanjiran dari arah atap? Saya pernah.
Pernah punya mobil keluaran lebih dari tigabelas tahun yang lalu yang dibeli second dan kredit pula -- yang bila ingin keluar dari mobil tersebut harus menurunkan jendela terlebih dulu agar tangan bisa membuka pintunya dari arah luar?
Saya pernah.
Pernah harus tidur diatas kasur lungsuran yang terbuat dari kapuk dan sepertiga bagiannya sudah ambles dan diletakkan tanpa tempat tidur? Saya pernah.
Pernah melewati aneka etalase mainan dan harus membuang muka pura-pura tidak melihat saat anak tersayang menatap penuh harap? Saya pernah.
Pernah harus berpura-pura didepan orang bahwa semua sedang dalam keadaan baik-baik saja padahal hutang menumpuk? Saya pernah.
Pernah berada dalam sebuah supermarket untuk belanja bulanan dan lagi-lagi harus mengeluarkan kartu kredit karena tidak punya uang tunai? Iya. Saya pernah.
Pernah membuat surat pengajuan ke sekolah agar diperbolehkan mencicil uang pangkal sebanyak tiga kali padahal sebetulnya hanya boleh dua kali cicilan? Saya pernah. Tiga kali tahun ajaran malah hehe.
Pernah harus bergadang bermalam-malam karena ingin yang amat sangat mempelajari cara kerja sebuah hal yang diyakini dapat mengubah hidup? Saya pernah.
Pernah tertunduk sujud syukur saat permohonan kredit pada bank untuk membuat rumah dengan syarat aplikasi menggunakan bonus statement di-approve? Saya pernah.
Pernah menangis bahagia saat pertama kalinya dalam hidup bisa membayar tagihan kartu kredit secara lunas? Saya pernah.
Pernah tersenyum semalaman kearah luar jendela rumah menatap sebuah mobil mewah gratisan
terparkir dihalaman yang masih belum dibuatkan garasi? Saya pernah.
Pernah diam-diam meneteskan airmata dibalik punggung 10 orang downline luar biasa yang berjalan mendahului menyusuri kota bernama Stockholm? Saya pernah.
Ini cerita mba Nadia Mutia yang bikin linda terharu.....huhuhuhuhuhu hidup penuh perjuangan yaaa..
Manusia itu tugasnya 3 ikhtiar (berusaha yang keras), berdoa, tawakkal (pasrah) Allah lah yang menentukan hasilnya. ke 3 itu sesuai urutannya yah ga bisa di skip salah satu...
sekarang aku lagi berusaha mengikuti jejak mba nadia, doain yaahhh ... mau ikutan juga boleh kokkkk klik aja itu link di BISNISELINDA di samping :)
Pernah punya mobil keluaran lebih dari tigabelas tahun yang lalu yang dibeli second dan kredit pula -- yang bila ingin keluar dari mobil tersebut harus menurunkan jendela terlebih dulu agar tangan bisa membuka pintunya dari arah luar?
Saya pernah.
Pernah harus tidur diatas kasur lungsuran yang terbuat dari kapuk dan sepertiga bagiannya sudah ambles dan diletakkan tanpa tempat tidur? Saya pernah.
Pernah melewati aneka etalase mainan dan harus membuang muka pura-pura tidak melihat saat anak tersayang menatap penuh harap? Saya pernah.
Pernah harus berpura-pura didepan orang bahwa semua sedang dalam keadaan baik-baik saja padahal hutang menumpuk? Saya pernah.
Pernah berada dalam sebuah supermarket untuk belanja bulanan dan lagi-lagi harus mengeluarkan kartu kredit karena tidak punya uang tunai? Iya. Saya pernah.
Pernah membuat surat pengajuan ke sekolah agar diperbolehkan mencicil uang pangkal sebanyak tiga kali padahal sebetulnya hanya boleh dua kali cicilan? Saya pernah. Tiga kali tahun ajaran malah hehe.
Pernah harus bergadang bermalam-malam karena ingin yang amat sangat mempelajari cara kerja sebuah hal yang diyakini dapat mengubah hidup? Saya pernah.
Pernah tertunduk sujud syukur saat permohonan kredit pada bank untuk membuat rumah dengan syarat aplikasi menggunakan bonus statement di-approve? Saya pernah.
Pernah menangis bahagia saat pertama kalinya dalam hidup bisa membayar tagihan kartu kredit secara lunas? Saya pernah.
Pernah tersenyum semalaman kearah luar jendela rumah menatap sebuah mobil mewah gratisan
terparkir dihalaman yang masih belum dibuatkan garasi? Saya pernah.
Pernah diam-diam meneteskan airmata dibalik punggung 10 orang downline luar biasa yang berjalan mendahului menyusuri kota bernama Stockholm? Saya pernah.
Ini cerita mba Nadia Mutia yang bikin linda terharu.....huhuhuhuhuhu hidup penuh perjuangan yaaa..
Manusia itu tugasnya 3 ikhtiar (berusaha yang keras), berdoa, tawakkal (pasrah) Allah lah yang menentukan hasilnya. ke 3 itu sesuai urutannya yah ga bisa di skip salah satu...
sekarang aku lagi berusaha mengikuti jejak mba nadia, doain yaahhh ... mau ikutan juga boleh kokkkk klik aja itu link di BISNISELINDA di samping :)
Rabu, 04 Desember 2013
brem..bremm
hari ini mau nulis apa yak...
nulis tentang kemarin aja deh. Jadi linda tuh udah lama banget niih ga nyetir. Darimenikah sampe seklarang kira kira 5 tahunan lahhh. Padahal ya dulu waktu masih kuliah tiaphari bok gresik surabaya... Sekali berangkat 39 KM ntar pulang lagi 39 KM. segitu jauh ga sih? jauh laahh yaa luar kota gitu cuma 1jam tapi ... hahahahaha lewat tol 100 -120km/jam lah ya. Abess gimana, linda maunya berangkat mefetttt daripada nganggur di kampus mending nyantai di rumah.
Dulu naik mobil daihatsu charade 96 hatchback warna putih. Si bakpao linda bilang ama daihatsu espass 98kalo si bakpao lagi ngandang. Tau gak dulu nih abi linda ampe bawain 2 ban serep cuma biar linda ga kebingungan kalo ban bocor 2 kali. Pertamanya sih asal ban kempes linda tuh telepon abi, ntar abi meluncur pake espas, espas linda bawa.. Abi ditinggalin ama bakpao yang lagi kempes . hahahaha jahat banget.. trus lama lama bisa kok ganti ban sendiri baiksi bakpao atau espass. Pernah lho waktu puasa (lagi gak puasa sih) ngampus jam 11 siang ban espass kempes. ya udah minggir ganti deh sendiri ampedisuit suit ama supir truk yang lewat. eh udahannya di mobil kan ada minum karena haus, surabaya gresik surabaya panas gilaa bokjangan dibandingin ama jakarta di sana jam 8 udah kaya jakarta jam 12, linda minum airnya ...ya salaaammm itu air angettt ampe kaya panas . hahahaha ya sud kagak jadi dah itu minum lanjut aje udah kaya orang puasa.
Nah setelah 5 tahun itu, sekarang linda mulai nyetir lagi. hahahahahaha panik bingung takut jadi satu udah kaya belajar mobil lagi. dan yang parah menurut linda insting ngapalin jalan itu loh kok jadi susah. kemarin nih berangkat orifast ke sudirman, padahal dulu udah pernah, tapi kan ama daddy. ini cuma berdua ama Najwa hihihihihi bismillah aja... Kata daddy berangkat diatas jam 10 pulang diatas jam 1 alhamdulillah lancar. Di beberapa tempat agak rame tapi paling gara gara perbaikan jalan atau arus putar balik. Kalo kata umi linda belajar siap siap buat nganter Najwa sekolah( jadi ingat belum cari sekolah buat najwa, udah browsing browsing tinggal survey ntar in Syaa Allah ditulis tersendiri). Yang pasti karena sentuhannya udah balik hehehe linda ama daddy udah tenang . Tapi kalo versi najwa daddy itu lebih enak nyetirnya daripada mommy. Tapi daddy emang bener hebat nyetirnya, abi aja ampe acung jempol dan ngaku kalah, padahal yah yang ngajarin daddy nyetir ituuuuu
*drumroll
lindaaaaaa hahahahaha. Yang lihat pasti ga percaya kalo diriku yang ngajarin.
Daddy sih keren belajar nyetir cuma sehari. Dari ga bisa nyetir, jalan, parkir di kampus ampe berani jalan ke jalan raya bahkan parkir di mall yang super syusyeh, cuma sehari sodara sodara. haha oke daddy dalam hal ini mommy dengan keren mengaku kalah :D. ntar tunggu jam terbang mommy tinggi lagi ya baru tanding ulang. Tapikaomisal mommy tetep kalah gapapa kok, mommy rela daddy yang nyetirin kalo kita lagi keluar hahahahaha *modus
nulis tentang kemarin aja deh. Jadi linda tuh udah lama banget niih ga nyetir. Darimenikah sampe seklarang kira kira 5 tahunan lahhh. Padahal ya dulu waktu masih kuliah tiaphari bok gresik surabaya... Sekali berangkat 39 KM ntar pulang lagi 39 KM. segitu jauh ga sih? jauh laahh yaa luar kota gitu cuma 1jam tapi ... hahahahaha lewat tol 100 -120km/jam lah ya. Abess gimana, linda maunya berangkat mefetttt daripada nganggur di kampus mending nyantai di rumah.
Dulu naik mobil daihatsu charade 96 hatchback warna putih. Si bakpao linda bilang ama daihatsu espass 98kalo si bakpao lagi ngandang. Tau gak dulu nih abi linda ampe bawain 2 ban serep cuma biar linda ga kebingungan kalo ban bocor 2 kali. Pertamanya sih asal ban kempes linda tuh telepon abi, ntar abi meluncur pake espas, espas linda bawa.. Abi ditinggalin ama bakpao yang lagi kempes . hahahaha jahat banget.. trus lama lama bisa kok ganti ban sendiri baiksi bakpao atau espass. Pernah lho waktu puasa (lagi gak puasa sih) ngampus jam 11 siang ban espass kempes. ya udah minggir ganti deh sendiri ampedisuit suit ama supir truk yang lewat. eh udahannya di mobil kan ada minum karena haus, surabaya gresik surabaya panas gilaa bokjangan dibandingin ama jakarta di sana jam 8 udah kaya jakarta jam 12, linda minum airnya ...ya salaaammm itu air angettt ampe kaya panas . hahahaha ya sud kagak jadi dah itu minum lanjut aje udah kaya orang puasa.
Nah setelah 5 tahun itu, sekarang linda mulai nyetir lagi. hahahahahaha panik bingung takut jadi satu udah kaya belajar mobil lagi. dan yang parah menurut linda insting ngapalin jalan itu loh kok jadi susah. kemarin nih berangkat orifast ke sudirman, padahal dulu udah pernah, tapi kan ama daddy. ini cuma berdua ama Najwa hihihihihi bismillah aja... Kata daddy berangkat diatas jam 10 pulang diatas jam 1 alhamdulillah lancar. Di beberapa tempat agak rame tapi paling gara gara perbaikan jalan atau arus putar balik. Kalo kata umi linda belajar siap siap buat nganter Najwa sekolah( jadi ingat belum cari sekolah buat najwa, udah browsing browsing tinggal survey ntar in Syaa Allah ditulis tersendiri). Yang pasti karena sentuhannya udah balik hehehe linda ama daddy udah tenang . Tapi kalo versi najwa daddy itu lebih enak nyetirnya daripada mommy. Tapi daddy emang bener hebat nyetirnya, abi aja ampe acung jempol dan ngaku kalah, padahal yah yang ngajarin daddy nyetir ituuuuu
*drumroll
lindaaaaaa hahahahaha. Yang lihat pasti ga percaya kalo diriku yang ngajarin.
Daddy sih keren belajar nyetir cuma sehari. Dari ga bisa nyetir, jalan, parkir di kampus ampe berani jalan ke jalan raya bahkan parkir di mall yang super syusyeh, cuma sehari sodara sodara. haha oke daddy dalam hal ini mommy dengan keren mengaku kalah :D. ntar tunggu jam terbang mommy tinggi lagi ya baru tanding ulang. Tapikaomisal mommy tetep kalah gapapa kok, mommy rela daddy yang nyetirin kalo kita lagi keluar hahahahaha *modus
Senin, 02 Desember 2013
Asuh mengasuh
Linda hari ini pingin nulis tentang mengasuh anak, kenapa ? sebenernya alasan nya simple banget perbedaan cara mengasuh linda sama tetangga depan linda .. Jadi si teteh ini ga pernah sekalipun terdengar teriakannya lain ama linda yang emang suaranya menggelegar. linda kadang suka malu sendiri kalo abis teriakin najwa, ihh apalagi dulu linda malah suka cubit, slentik plus ceples najwa. Yang bikin malu apa sih? itu loh kalo di sekolah anaknya si teteh itu ga pernah teriak teriak marah merengek atau ngambek, kadang aja kalo lagi bingung berlinangan air mata. Kebalikan ama najwa, padahal anaknya teteh itu laki laki saudara saudara ,
Trus kapan hari waktu ketemu umi linda, linda ngobrol tuh cerita cerita betapa kerennya anaknya teteh itu.. Eh malah mama linda menjawabnya dengan permintaan maaf. linda otomatis bingung banget kenapa ui linda jadi minta maaf gini.. ternyata di gresik umi ngobrol ngobrol dengan sesama nenek yang ngomong ga da gunanya kita pukulanak karena anak jadi ga mau dengerin kita kalo ga dipukul. Dan ga ada gunanya kita teriak teriak ke anak karena pada akhirnya anak akan terbiasa dengan teriakan dan selalu menunggu diteriakin. Dan yang paling buruk adalah anak itu akan menyimpan serta merefleksikan pola pengasuhan yang sama ke anaknya nanti. Sama seperti yang aku lakukan pada najwa persis seperti yang dilakukan umi pada linda dulu dan iyang siti pada umi dulu.
Intinya Umi ingin memutus rangakaian itu, beliau dengan humble, sanat rendah hati meminta maaf padaku atas segalakemrahannya di masa lampau. Huaaaa mewekkkkk deeh. sekarang linda sedang belajar keras merubah nya, sudah tidak ada lagi memukul meskipun masih teriak kadang kadang (tapi emang suara linda menggelegar kok biarpun ga teriak suerrr dehhh).Doain yaaa bakal lebih baik terus dan terus.
Semoga tulisan ni bisa menginspirasi siapa saja orang tua atau calon orang tua :)
Perjalanan tapi belum travelling
JADI
tadinya linda itu udah pakai oriflame dari SMA kalo dikira kira umur 17
th ya... ampe tahun ini umur 28 th waah udah 10 tahun lebih..jangan
tanya udah pernah pakai apa aja...pernah iseng iseng nge list
buanyaaakkk banget .. sampai di rumah punya deh itu katalog jaman dulu,
kadang kalo nemu suka senyum sendiri...
Selama 10 tahun itu ga pernah daftar jadi member, baru tahun ini linda daftar, aslinya sih iseng aja.... biar dapet katalognya tiap bulan, biar dapet harga member ( kan lumayan hemat 23%) ehhh iseng bawa kesana sini ada juga yang order( lumayan untung 23%)... trus pingin nyobain bisnisnya dibantu deh ama mak mak upline yang baik hati dan tidak sombong... akhirnya saling bantu juga ama downline sampaipada titik ini..
Sedikit atau banyak gaji yang linda terima tiap bulannya mambuat linda bersyukur bukan sekedar rezeki yang linda dankeluarga terima tapijuga linda akhirnya bisa mencapai titik yang linda pikir linda ga mungkin deh bisa gitu. contoh gampangnya nulis status...wkwkwkw linda dulu anti deh fesbuk , ga ada gunanya menurut linda jadi nunut punya suami Imam Ghazali... ini malah bisa nulis segini panjang nya...
hihihi keren yaaa *mujidirisendiri
Selama 10 tahun itu ga pernah daftar jadi member, baru tahun ini linda daftar, aslinya sih iseng aja.... biar dapet katalognya tiap bulan, biar dapet harga member ( kan lumayan hemat 23%) ehhh iseng bawa kesana sini ada juga yang order( lumayan untung 23%)... trus pingin nyobain bisnisnya dibantu deh ama mak mak upline yang baik hati dan tidak sombong... akhirnya saling bantu juga ama downline sampaipada titik ini..
Sedikit atau banyak gaji yang linda terima tiap bulannya mambuat linda bersyukur bukan sekedar rezeki yang linda dankeluarga terima tapijuga linda akhirnya bisa mencapai titik yang linda pikir linda ga mungkin deh bisa gitu. contoh gampangnya nulis status...wkwkwkw linda dulu anti deh fesbuk , ga ada gunanya menurut linda jadi nunut punya suami Imam Ghazali... ini malah bisa nulis segini panjang nya...
hihihi keren yaaa *mujidirisendiri
Minggu, 01 Desember 2013
seductive and power...
menggoda dan perkasa..... uuuuuu seksi....
muraah lagii
buat kado pernikahan, seserahan, kado ulang tahun atau kado anniversary
muraah lagii
buat kado pernikahan, seserahan, kado ulang tahun atau kado anniversary
Tips memisah tidur anak
ini berdasar pengalaman pribadi yaaaaa :). Gimana tipsnya linda saat mau pisah tidur ama Najwa.... lebih kurangnya mohon dimaklumi :)
1. Klaim teritori
ajarkan bahwa anak punya teritori sendiri... artinya buat kamar yang menarik bagi anak... Hal ini bisa dari faktor mana aja misal pemberian warna tembok, wall stiker , lemari, meja belajar, ranjang, sprei atau selimut yang sesuai selera anak....
2. Cerita
bacakan atau ceritakan tentang hebatnya anak yang tidur sendiri... Sekarang banyakkokbuku yang menceritakan tentang itu, misal aja linda punya dari salah satu set HaloBalita.
3. Masukkan ilmu agama
Jelaskan bahwa di agama pun ada perintahnya, tentunya dengan bahasa anak -anak yaa. Misal Allah itu menrangkan kalo seorang muslim harus bobo sendiri apalagi nanti kalo sudah baligh (besar), kan malu kalo bajunya kebuka kelihatan daddy
4. Pastikan anak merasa tidak ditinggal
jelaskan bahwa kita selalu ada untuk mereka. Bahwa kalo malam mereka terbangun boleh kok mereka mencari kita dengan mengetuik pintu kamar kita, pintu kamar kita akan selalu terbuka untuk mereka. Bahwa sebenarnya kita juga akan memikirkan mereka tiap kita tidur. bukan karena kita tidak mau tidur bareng mereka lagi.
5. Jangan lelah sounding
Ini nih ujian sabar buat para orang tua... Terangkan dengan sabar dan berulang-ulang pentingnya tidur sendiri, hebatnya tidur sendiri, meskipun anak belum mau , belum mengerti atau tampak tidak acuh
6. Jangan ekstrim
biarkan mereka kita temani kita keloni dulu.. Ajarkan ritual sebelum tidur cuci kai tangan muka, gosok gigi ganti bacu tidur, ngobrol atau dongeng lalu doa sebelum tidur. Setelah itulakukan proses secara bertahap.... pertama kita temani seperti biasa di puk puk atau di elus sampai merem setelah beberapa hari cukup dengan bersentuhan saja. Kaloitu sudah oke, anak sudah tidur dengan nyaman kita bisa berbaring saja tanpa bersentuhan.Lakukan proses ini dengan diam atau tanpa mengobrol lagi.... biarkan anak berbicara apa saja kita tetep diam, biarkan dia mencari zona nyamannya sendiri untuk tidur..Setelah itu kadang linda bikin lasan mausholat dulu atau mau beberes dulu , membiarkan najwa menyiapkan ritual nya sendiri. Kadang waktu linda masuk najwa sudah teridur lelap, atau masih menunggu linda masuk ..
7. Reward
ini penting buat anak-anak.... They love attention, affection and alot of love, mereka sukaperhatian kasih sayang dan banyak cinta. Tidakperlu hadiah mainan atau buku, cukup katakan betapa hebatnya dia semalam bobo sendiri meskipun dia masih nangis. Laporkan pada mereka kehebatan mereka setiap hari :)
8. Buat mereka sebagai role model
ceritakan pada mereka bahwa adiknya kelak akan bobo sama daddy mommy nya karena masih kecil, trus adik maunya bobo sama kakak dijagain kakak karena kakak pinter, berani dan hebat. Atau kalo anak bungsuceritakan padamereka bahwa kakak mereka sangat bangga punya adik yang berani dan punya kamar yang bagus...
yupiiiii kayanya segitu dulu niih tipsnya.... alhamdulillah tips ini cocokbuat Najwa .. boleh dicobaaaa boleh dikoreksi :)
1. Klaim teritori
ajarkan bahwa anak punya teritori sendiri... artinya buat kamar yang menarik bagi anak... Hal ini bisa dari faktor mana aja misal pemberian warna tembok, wall stiker , lemari, meja belajar, ranjang, sprei atau selimut yang sesuai selera anak....
2. Cerita
bacakan atau ceritakan tentang hebatnya anak yang tidur sendiri... Sekarang banyakkokbuku yang menceritakan tentang itu, misal aja linda punya dari salah satu set HaloBalita.
3. Masukkan ilmu agama
Jelaskan bahwa di agama pun ada perintahnya, tentunya dengan bahasa anak -anak yaa. Misal Allah itu menrangkan kalo seorang muslim harus bobo sendiri apalagi nanti kalo sudah baligh (besar), kan malu kalo bajunya kebuka kelihatan daddy
4. Pastikan anak merasa tidak ditinggal
jelaskan bahwa kita selalu ada untuk mereka. Bahwa kalo malam mereka terbangun boleh kok mereka mencari kita dengan mengetuik pintu kamar kita, pintu kamar kita akan selalu terbuka untuk mereka. Bahwa sebenarnya kita juga akan memikirkan mereka tiap kita tidur. bukan karena kita tidak mau tidur bareng mereka lagi.
5. Jangan lelah sounding
Ini nih ujian sabar buat para orang tua... Terangkan dengan sabar dan berulang-ulang pentingnya tidur sendiri, hebatnya tidur sendiri, meskipun anak belum mau , belum mengerti atau tampak tidak acuh
6. Jangan ekstrim
biarkan mereka kita temani kita keloni dulu.. Ajarkan ritual sebelum tidur cuci kai tangan muka, gosok gigi ganti bacu tidur, ngobrol atau dongeng lalu doa sebelum tidur. Setelah itulakukan proses secara bertahap.... pertama kita temani seperti biasa di puk puk atau di elus sampai merem setelah beberapa hari cukup dengan bersentuhan saja. Kaloitu sudah oke, anak sudah tidur dengan nyaman kita bisa berbaring saja tanpa bersentuhan.Lakukan proses ini dengan diam atau tanpa mengobrol lagi.... biarkan anak berbicara apa saja kita tetep diam, biarkan dia mencari zona nyamannya sendiri untuk tidur..Setelah itu kadang linda bikin lasan mausholat dulu atau mau beberes dulu , membiarkan najwa menyiapkan ritual nya sendiri. Kadang waktu linda masuk najwa sudah teridur lelap, atau masih menunggu linda masuk ..
7. Reward
ini penting buat anak-anak.... They love attention, affection and alot of love, mereka sukaperhatian kasih sayang dan banyak cinta. Tidakperlu hadiah mainan atau buku, cukup katakan betapa hebatnya dia semalam bobo sendiri meskipun dia masih nangis. Laporkan pada mereka kehebatan mereka setiap hari :)
8. Buat mereka sebagai role model
ceritakan pada mereka bahwa adiknya kelak akan bobo sama daddy mommy nya karena masih kecil, trus adik maunya bobo sama kakak dijagain kakak karena kakak pinter, berani dan hebat. Atau kalo anak bungsuceritakan padamereka bahwa kakak mereka sangat bangga punya adik yang berani dan punya kamar yang bagus...
yupiiiii kayanya segitu dulu niih tipsnya.... alhamdulillah tips ini cocokbuat Najwa .. boleh dicobaaaa boleh dikoreksi :)
ayat Al-qur’an dan Hadits tentang Hijab
“Dan katakanlah kepada
wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan
memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,
kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An-Nur: 31)”
“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak pula bagi perempuan yang mu’minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Q.S. Al-Ahzab: 36)
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.” (Q.S. Al-Ahzab: 33)
“Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)
“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Rosululloh SAW bersabda:
“Ada 2 macam penghuni Neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak sekian dan sekian” (H.R. Muslim).
“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak pula bagi perempuan yang mu’minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Q.S. Al-Ahzab: 36)
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.” (Q.S. Al-Ahzab: 33)
“Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)
“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Rosululloh SAW bersabda:
“Ada 2 macam penghuni Neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya; sekelompok laki-laki yang memegang cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, sesat dan menyesatkan, yang dikepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak sekian dan sekian” (H.R. Muslim).
Menyapih menurut Al-Quran
1. QS. Al-Baqarah ayat 233:
وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلاَدَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَن يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ لاَ تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلاَّ وُسْعَهَا لاَ تُضَآرَّ وَالِدَةُ بِوَلَدِهَا وَلاَ مَوْلُودُُلَّهُ بِوَلَدِهِ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذَلِكَ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالاً عَن تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِمَا وَإِنْ أَرَدْتُمْ أَن تَسْتَرْضِعُوا أَوْلاَدَكُمْ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِذَا سَلَّمْتُم مَّآءَاتَيْتُم بِالْمَعْرُوفِ وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرُُ
Artinya:
Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah member makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya, dan seorang ayah karena anaknya, dan waris pun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum 2 tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
2. QS. Luqman ayat 14:
وَوَصَّيْنَا اْلإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَىَّ الْمَصِيرُ
Artinya:
Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.
3. QS. Al-Ahqaf ayat 15:
وَوَصَّيْنَا اْلإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلاَثُونَ شَهْرًا حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَى وَالِدَيذَ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Artinya:
Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah(pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, dia berdo’a, “Ya Tuhan-Ku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri n’mat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang Muslim.”
وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلاَدَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَن يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ لاَ تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلاَّ وُسْعَهَا لاَ تُضَآرَّ وَالِدَةُ بِوَلَدِهَا وَلاَ مَوْلُودُُلَّهُ بِوَلَدِهِ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذَلِكَ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالاً عَن تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِمَا وَإِنْ أَرَدْتُمْ أَن تَسْتَرْضِعُوا أَوْلاَدَكُمْ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِذَا سَلَّمْتُم مَّآءَاتَيْتُم بِالْمَعْرُوفِ وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرُُ
Artinya:
Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah member makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya, dan seorang ayah karena anaknya, dan waris pun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum 2 tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
2. QS. Luqman ayat 14:
وَوَصَّيْنَا اْلإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَىَّ الْمَصِيرُ
Artinya:
Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.
3. QS. Al-Ahqaf ayat 15:
وَوَصَّيْنَا اْلإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلاَثُونَ شَهْرًا حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَى وَالِدَيذَ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Artinya:
Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah(pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, dia berdo’a, “Ya Tuhan-Ku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri n’mat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang Muslim.”
Kamis, 07 Februari 2013
oriflame oh oriflame
hehehehee.... yup sekarang aku gabung di oriflame....semoga aja jodoh ama bisnis in yak....
biar kata saya ibu rumah tangga yang ingin mengabdikan diri buat keluarga, saya juga pingin ikut, soalnya pingin belajar, pingin ikut trainingnya bar otak ini gak mandeg..... duitnya sebagai bonus kalo sukses ntar...
karena emang udah cita cita dari dulu membaktikan hidup buat keluarga, kerja buat isi waktu....
YOOOOSHHHH..... semangat kawaan....doain semoga sukses disini yang mau ngikut boleh juga.... hubungi di fb aja Imam Ghazali ErLinda......
biar kata saya ibu rumah tangga yang ingin mengabdikan diri buat keluarga, saya juga pingin ikut, soalnya pingin belajar, pingin ikut trainingnya bar otak ini gak mandeg..... duitnya sebagai bonus kalo sukses ntar...
karena emang udah cita cita dari dulu membaktikan hidup buat keluarga, kerja buat isi waktu....
YOOOOSHHHH..... semangat kawaan....doain semoga sukses disini yang mau ngikut boleh juga.... hubungi di fb aja Imam Ghazali ErLinda......
Rabu, 06 Februari 2013
selintas lalu
hmmm....
udah lama ga nulis, ga ngeblog...masih melawan kemalasan menulis....wkwkwkwkwk
Habis benerin rumah yang bocor, najwa udah mulai ikut mengaji di sekolahnya kalo sore. Lumayan juga jalannya tapi anaknya masih semangat....meskipun kalo malem selalu bilang "kaki kakak capek mi,gimana ini capek?". wkwkwkwkwk kalo inget umurnya belum 3 tahun pasti pingin ketawa. Apalagi pas berangkat jalannya lamaaaaaa, kalo dibilang "ayo najwa cepet..." ehhh pinter banget jawab "iya,ntar dulu, kalo yayi(lari) ntar kakak capek kakinya" wahhhhh pingin guling-guling deh.
Di rumah juga begitu,asisten di rumah dipanggil mama ma dia, waktu itu si mama lagi ngepel dan dia lagi nonton tv, dia dengan nyantai bilang "masyaAllah mama kok ngepel lagi, sini duduk aja liat tv sama kakak". Si mama senyum "lah kakak ntar kalo mama liat tv,ngepelnya gimana?",najwa jawab itu dengan santainya " ya udah biar mommy aja yang ngrprl mama duduk aja." wakakakakakak gimana ga guling guling coba.... Emang anak kecil tuh lucu,polos banget yah....
udah lama ga nulis, ga ngeblog...masih melawan kemalasan menulis....wkwkwkwkwk
Habis benerin rumah yang bocor, najwa udah mulai ikut mengaji di sekolahnya kalo sore. Lumayan juga jalannya tapi anaknya masih semangat....meskipun kalo malem selalu bilang "kaki kakak capek mi,gimana ini capek?". wkwkwkwkwk kalo inget umurnya belum 3 tahun pasti pingin ketawa. Apalagi pas berangkat jalannya lamaaaaaa, kalo dibilang "ayo najwa cepet..." ehhh pinter banget jawab "iya,ntar dulu, kalo yayi(lari) ntar kakak capek kakinya" wahhhhh pingin guling-guling deh.
Di rumah juga begitu,asisten di rumah dipanggil mama ma dia, waktu itu si mama lagi ngepel dan dia lagi nonton tv, dia dengan nyantai bilang "masyaAllah mama kok ngepel lagi, sini duduk aja liat tv sama kakak". Si mama senyum "lah kakak ntar kalo mama liat tv,ngepelnya gimana?",najwa jawab itu dengan santainya " ya udah biar mommy aja yang ngrprl mama duduk aja." wakakakakakak gimana ga guling guling coba.... Emang anak kecil tuh lucu,polos banget yah....
Tentang demam tifoid (tifus) : apa dan bagaimana.
By Mohammad Muchlis, Dewi Khu and Erna Bubu Apta in Room for Children (Files) · Edit Doc
Dr. M. Muchlis Sp.A
Klinik Anak Rumkit Lanud Abd Saleh Malang
Sogi, anak laki-laki 6 tahun baru bersekolah di kelas 1 SD. Sekolahnya Sogi sebenarnya sudah menyediakan kantin yang bersih dan sehat, tapi Sogi acapkali jajan di penjaja makanan di pinggir jalan depan sekolahnya. Aneka jajanan tersebut ditaruh ditempat yang relatif terbuka, lalat beterbangan disana-sini. Belum lagi ada got yang sering mampet karena banyak sampah dibuang disana, baunya merebak kemana-mana.
Sekarang Sogi tengah dirawat di rumah sakit karena Sogi terkena tifus. Bu Mike, ibunya Sogi membawa ke dokter sampai 2 kali karena sakitnya Sogi. Awalnya Sogi demam-demam biasa disertai batuk-batuk setelah dibawa ke dokter yang pertama demamnya Sogi belum juga turun. Malah sampai sudah lewat satu minggu, demamnya makin tinggi dan terus-menerus. Belakangan Sogi juga mengeluh mual sampai muntah. Ibunya segera membawa ke dokter di sebuah RS yang ada fasilitas lab lengkap. Dokter memeriksakan darah Sogi dan ternyata hasil tes Widalnya menunjukkan Sogi terkena tifus. Karena Sogi muntah2 dan masukan cairan atau masukan makanan jadi berkurang, dokter menganjurkan dokter dirawat. Selama dirawat Sogi di infus dan diberikan obat lewat suntikan diselang infus. Makannya nasi lembek diberikan sedikit-sedikit karena awalnya Sogi mual dan muntah.
Kasus Sogi bisa jadi juga dialami ibu-ibu yang lain. Anak-anak pada usia sekolah adalah kelompok yang beresiko terjangkit demam tifoid. Penyakit ini sebenarnya pada anak tidak menimbulkan gejala yang berat tapi bila tidak terdeteksi dan ditangani secara dini, maka demam tifoid dapat berkomplikasi yang membahayakan.
Apakah penyakit tifus sama dengan demam tifoid ?
Ya, masyarakat mengenal penyakit demam fifoid sebagai tifus saja, lengkapnya tifus abdominalis atau dikenal juga sebagai enteric fever. Penyakit ini masih endemis di negara berkembang seperti di Indonesia. Semakin maju sebuah negara biasanya higiene diri dan lingkungannya makin baik, sehingga kita jarang mendengar penyakit ini menyerang penduduk di negara yang sudah laju. Mereka yang terkena tifoid biasanya sehabis berwisata di negara seperti Indonesia, Muangtai, Vietnam dsb.
Apa kuman penyebab demam tifoid atau tifus ini ?
Kuman penyebabnya adalah kuman Salmonella typhi. Kuman golongan Salmonella ini umumnya hanya menyebabkan infeksi lokal pada saluran cerna (enteritis), tapi pada S typhi ini kumannya invasiv sampai menimbulkan infeksi sistemik (infeksi yang dapat menyebar kemana-mana melalui darah).
Pada anak-anak golongan umur mana yang sering terkena demam tifoid ?
Di Indonesia kelompok umur yang sering terjangkit penyakit ini 91% adalah kelompok umur 3-19 tahun. Kenapa demikian? Bisa diterangkan karena pada kelompok usia tersebut sudah terbiasa dengan perilaku jajan di sembarang temapat. Pada kelompok usia yang lebih muda, anak cenderung ingin mencoba jajanan atau makanan yang dilihatnya.
Bagaimana cara penularannya dan berapa lama masa inkubasinya ?
Penularannya melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi kuman. Kuman tersebut berasal dari tinja atau urine penderita demam tifoid atau mereka yang terinfeksi kuman tersebut (penularan oral-fekal). Kuman S typhi ini dapat bertahan hidup beberapa minggu bila berada didalam air, debu atau kotoran yang kering. Kuman dapat mati dengan klorinasi atau pemanasan sampai suhu 63 C (pasteurisasi). Bisa dimengerti pada mereka yang tinggal di lingkungan dengan sanitas buruk, penularan akan sering terjadi. Masa inkubasi penyakit antara 5-40 hari dengan rata2 antara 7-14 hari.
Gejala-gejala apa yang timbul pada anak yang menderita demam tifoid?
Gejala klinis pada anak umumnya lebih ringan dan bervariasi dan pada awal penyakit menyerupai flu-flu biasa atau flu like illness. Yang khas adalah demam tinggi dan terus menerus lebih dari 7 hari disertai gejala saluran cerna yang bervariasi berupa muntah, diare, sembelit atau kembung. Dilaporkan juga demam lebih tinggi pada sore atau malam hari dibandingkan pagi hari. Dapat juga timbul kesadaran yang menurun berupa anak yang delirium (gelisah) sampai apatis dan koma.
Gejala lain yang menyertai demam antara lain nyeri kepala, malaise, anoreksia (penurunan nafsu makan), mual, nyeri2 otot (mialgia), nyeri perut dan sakit (radang) tenggorokan. Pada anak yang lebih besar gejala klinis seperti orang dewasa : tampak toksik (seperti sakit yang berat), bradikardi relatif, dehidrasi, lidah tifoid (lidah kotor, coated tonque), Roseola spot dan pembesaran hati maupun limfa (di Indonesia pembesaran hati lenih sering dijumpai). Roseola spot adalah bintik-bintik kemerahan pada kulit karena adanya emboli basil (kuman) dalam kapiler kulit, biasa ditemukan pada punggung dan anggota gerak. Bradikardi relatif adalah denyut jantung yang relatif tetap (tidak meningkat pada kenaikkan suhu, biasanya kenaikan suhu akan meningkatkan denyut jantung). Lidah tifoid (coated tongue), bradikardi relatif dan roseola spot dikatakan sebagai khas demam tifoid. Hanya saja bradikardia relatif jarang ditemukan pada anak.
Demam tifoid atau tifus dapat berkomplikasi menjadi berat, komplikasi apa saja yang dapat timbul ?
Komplikasi terjadi pada demam tifoid yang tidak dapat penanganan dengan cepat dan tepat, atau kumannya sudah resisten atau kebal dengan obat yang biasa diberikan. Komplikasi di usus halus dapat berupa pendarahan. peritonitis sampai perforasi (usus yang ’bocor’ atau ‘pecah’). Di luar usus dapat berupa ensefalopati, meningitis, hepatitis sampai miokarditis. Infeksi dapat melanjut menjadi chronic carier (pembawa), orang seperti ini bagai reservoar kuman yang menjadi sumber penularan terus menerus bagi yang lain.
Relaps (kambuh) dapat terjadi pada 5-10% kasus pada era pre anti biotik, tapi pada saat sekarang sudah jarang ditemukan. Kalau terjadi relaps, demam timbul kembali 2 minggu setelah penghentian antibiotik. Umumnya gejala relaps lebih ringan.
Pemeriksaan apa saja untuk menunjang diagnosis demam tifoid ?
Selain dari gejala klinis, untuk menunjang diagnosis perlu dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan lab darah rutin dapat dijumpai keadaan lekopeni (jumlah lekosit yang menurun), limfositosis relatif, LED yang meninggi dan peningkatan SGOT/SGPT, pemeriksaan serologic yang sering dipakai adalah Tes Widal dengan mengukur kadar antigen O dan H kuman S thypi, positif bila titer antigen O>1/120 (sebagian senter bila titernya > 1/200) atau peningkatan titer 4 kali atau lebih titer akut. Pemeriksaan tes Widal sebaiknya dilakukan pada minggu ke 2-4. Sementara pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosa adalah biakan salmonella (gall cultur).
Pemeriksaan diagnostik yang terbaru adalah dengan pemeriksaan Polymerase chain reaction (PCR) dimana dgn pemeriksaan ini gen Salmonella secara spesifik dapat diperbanyak pada darah pasien dan hasilnya dalam waktu beberapa jam sudah diperoleh. Metode ini lebih spesifik dan lebih sensitif dibanding dengan biakan darah, tapi metode ini belum dapat digunakan secara luas. Masih banyak RS yang menggunakan tes Widal untuk menunjang diagnosis demam tifoid.
Bagaimana prinsip pengobatan demam tifoid pada anak ?
Sebagian besar pasien dapat diobati di rumah dengan tirah baring, isolasi yang memadai, pemenuhan kebutuhan cairan, gizi dan pemberian antibiotik
Prinsip pengobatan dibagi ada 3 hal : pengobatan suportif, medikamentosa dan operatif. Pengobatan suportif (penunjang) adalah pemberian cairan, diet dan elektrolit. Anak dengan demam dimotivasi minum yang banyak. Sementara anak yang dirawat dengan demam tifod tanpa komplikasi di usus tidak lagi diberikan bubur saring, tapi dapat nasi lembek atau nasi biasa. Hanya saja makanan yang diberikan tidak boleh banyak mengandung serat, tidak merangsang dan tidak menimbulkan banyak gas. Bila anak muntah, anak harus dipasang infus untuk pemberian cairan dan elektrolit serta nutrisi cair bila diperlukan. Selanjutnya adalah pemberian obat-obatan yang bisa diberikan lewat oral atau suntikan. Obat-obatan tersebut adalah Kloramfenikol dosis tinggi (100 mg/kgBB per hari) dengan alternatif seperti Tiamfenikol, Kotrimoksazol, Amoksilin, Seftriakson, Sefiksim dll. Kloramfenikol diberikan selama 10 hari, jadi walau anak sudah bebas demam, obat hendaknya tetap dilanjutkan. Bila tidak meminum obat sampai tuntas, dikhawatirkan kuman tidak seluruhnya terberantas dan mengakibatkan seseorang menjadi chronic carier (pembawa kuman).
Sementara itu tindakan operasi (laparatomi) dilakukan bila sudah ada komplikasi perforasi usus apalagi disertai dengan gejala peritonitis (infeksi selaput perut).
Apakah anak dengan demam tifoid (tifus) harus dirawat ?
Anak dengan demam tifoid tidak harus dirawat. Bila anak didiagnosa demam tifoid tapi anak masih mau makan/minum, tidak muntah, dan obat bisa diberikan lewat oral, maka anak cukup beristirahat di rumah. Anak dirawat bila anak muntah-muntah, menolak minum obat lewat oral (mulut) atau dicurigai sudah ada komplikasi seperti ensefalopati (penurunan kesadaran) atau ada perdarahan sampai perforasi usus.
Terakhir, bagaimana upaya pencegahan sehingga anak kita terhindar dari demam tifoid (tifus) ?
Seperti pencegahan penyakit infeksi lain yang ditularkan lewat makanan/minuman yang terkontaminasi, maka perbaikan higiene perorangan, higiene lingkungan dan pengasuhan anak adalah keniscayaan. Mulai dari kebiasaan cuci tangan, mengolah masakan dengan benar, selalu menutup makanan/minuman yang terhidang di meja, tidak membiasakan jajan sembarang tempat, buang air besar tidak di sembarang tempat, penyediaan air bersih sampai menerapkan kebiasaan hidup bersih pada pengasuh anak kita adalah beberapa contoh upaya pencegahan tersebut.
Selain hal diatas, pencegahan dilakukan lewat imunisasi tifoid, ada 2 macam vaksin : vaksin suntik vaksin orak. Suntikan (Typhim) diberikan pada usia 2 tahun dan diulang tiap 3 tahun. Vaksin minum atau oral (nama dagang : vivotif ) diberikan pada usia > 6 tahun, 3 dosis diberikan dengan interval selang sehari, diulang tiap 5 tahun.
Influenza Vs Selesma Vs Rhinitis Alergi
By Rini Purwanti, Hermansyah Irwan and Ratna Ningsih in Room for Children (Files) · Edit Doc
Beberapa minggu yang lalu, saya berjanji menulis artikel tentang influenza dan selesma (common cold).
Baru sekarang saya sempat, mohon dimaklumkan sebelumnya atas
keterlambatan ketepatan janji saya. Walau hanya janji menulis tentang
flu dan selesma, rhinitis alergi disertakan sekadar tambahan info.
Banyak yang bingung membedakan influenza dan selesma karena gejalanya yang hampir serupa. Secara umum gejala yang ditimbulkan disebut sebagai “flu-like symptoms” atau “flu-like illness”, terdiri atas demam, batuk kering, pilek, nyeri telan, nyeri sendi, menggigil, letih, lesu, sakit kepala, tidak nafsu makan dan mual. Lalu apa bedanya?
Apa perbedaan flu dan selesma dan rhinitis alergi?
Virus penyebabnya jelas berbeda. Flu disebabkan oleh virus Influenza , yaitu sebuah virus yang memiliki antigen H dan N. Antigen tersebut selalu berubah menyatakan strain virus yang selalu bermutasi. Misalnya yang paling terkenal virus H5N1 yang menyebabkan flu burung. Konsep “satu virus” ini mendasari adanya imunisasi influenza. Sedangkan selesma disebabkan oleh bermacam-macam virus lainnya di luar virus influenza tadi, misalnya rhinovirus (yang paling sering), adenovirus, coronavirus dll. Kalau ditotal, kira-kira ada sekitar 200 macam virus penyebab selesma. Oleh karena itu tidak ada pengobatan spesifik terhadap selesma dan tidak ada vaksinnya juga karena banyaknya jumlah virus penyebab. Karena merupakan suatu infeksi, maka keduanya menular. Bisa lewat percikan bersin/batuk atau kontak dengan tangan yang sakit atau dengan benda-benda lain yang tercemar virus, karena untuk beberapa saat virus2 tersebut bisa hidup di udara luar. Secara umum , seseorang bisa mendapatkan selesma atau flu sekitar 3-4 kali pertahun. Sedangkan untuk rhinitis alergi, dari namanya saja sudah jelas bahwa penyebabnya adalah alergi, suatu kondisi imunologi sehingga tidak menular.
Lalu bagaimana membedakan secara klinis?
Sebenarnya sulit untuk menyebutkan seseorang secara pasti terkena influenza atau selesma. Kata kuncinya adalah, influenza selalu menunjukkan gejala dengan intensitas yang lebih berat dibanding selesma. Selesma jarang memiliki komplikasi serius seperti pneumonia, infeksi bakteri sekunder dan hampir tidak pernah membutuhkan perawatan di RS. Biasanya pula selesma hanya menimbulkan gejala ringan seperti sakit tenggorok ,hidung meler atau tersumbat. Sedangkan influenza lebih jelas menunjukkan gejala-gejala sistemik (menyeluruh), seperti nyeri sendi dan lesu yang lebih nyata. Virus influenza juga lebih berpengaruh ke saluran cerna anak karena sistem kekebalan di ususnya yang belum terlalu matang sehingga menimbulkan gejala pencernaan, seperti diare dan muntah. Rata-rata selesma membaik dalam tiga – lima hari, sementara influenza terkadang butuh waktu lebih lama antara 7-10 hari, bahkan bisa sampai 3 minggu. Walaupun virus influenzanya sudah tidak ada di dalam tubuh, namun gejala umumnya masih sering tersisa untuk beberapa saat. Membedakan secara pasti tentu dengan pemeriksaan serologi virus yang tidak direkomendasikan dalam praktik sehari-hari, kecuali bila sedang terjadi wabah influenza mematikan. Rhinitis alergi tidak disertai demam atau gejala-gejala umum, hanya hidung yang mampet, meler, atau bersin-bersin. Bisa terjadi bertahun-tahun lamanya bila pencetusnya tidak dihindari. Di negara empat musim, pada saat musim semi, banyak timbul rhinitis seasonal (musiman) karena banyaknya serbuk bunga yang beredar.
Bagaimana pengobatannya?
Tidak ada terapi spesifik untuk flu dan selesma. Semua pengobatannya bersifat simptomatis karena pada dasarnya flu dan selesma adalah penyakit yang self-limiting (bisa sembuh sendiri), perkecualian bila wabah flu mematikan sedang beredar. Berkumur dengan air garam sangat membantu sebagai pertolongan pertama karena akan membilas lender dan virus yang ada di tenggorokan. Tidak menyenangkan memang, apalagi buat anak-anak, tapi berkumur merupakan terapi yang efektif dan cukup membantu melegakan gejala. Pemberian larutan garam tetes pada hidung juga cukup membantu pengenceran lender bagi bayi. Obat penurun panas, dekongestan dan pengencer dahak dapat diberikan bila gejala sangat mengganggu , namun tentu dengan kehati-hatian dokter mengingat banyak penelitian yang menemukan bahwa obat pilek dan batuk sebenarnya tidak terlalu efektif. Minum banyak cairan dan istirahat juga wajib hukumnya. Pada kondisi khusus wabah, ada beberapa obat anti virus seperti Tamiflu yang dapat membantu, karena obat tersebut akan menghambat reproduksi virus dan memperpendek waktu sakit. Syarat khusus diperlakukan yaitu harus diminum dalam 48 jam pertama. Antibiotik tidak diperlukan karena penyebabnya adalah infeksi virus, namun apabila diduga telah terjadi infeksi sekunder akibat bakteri, maka antibiotik akan diberikan. Yang terpenting adalah mencegah tertular. Sedangkan untuk rhinitis alergi, tentu hilangkan pencetusnya, entah dari makanan, debu, tungau, dingin, dll. Bila alergi mengganggu, dokter akan memberikan anti histamine untuk mengurangi gejala.
Bagaimana mencegah penularan flu dan selesma?
Mudah kok, cuci tangan secara teratur, berkumur setelah bepergian, tutup mulut dan hidung bila bersin/batuk, pakai masker bila sedang sakit atau ada yang sakit di sekeliling kita serta tidak berbagi peralatan makan dengan orang lain. Hal-hal sederhana yang kadang terlupakan. Imunisasi influenza dianjurkan sejak usia 6 bulan – 18 tahun atau pada wanita hamil, lansia dan orang dengan kondisi sistem imun yang tertekan (misalnya pasien kemoterapi). Apakah akan mencegah 100%? Tentu tidak, tetapi bila wabah flu mematikan sedang beredar, yang mendapat imunisasi tidak akan jatuh ke kondisi berat.
Semoga bisa menjawab kebingungan ibu/bapak sekalian. Kalau masih bingung….yuuk pegangan ^-^ (*nyodorin tiang*)
Catatan : Artikel ini dibuat sebagai makalah kesehatan awam umum, bukan untuk referensi kedokteran.
-RP-150611-
Sumber :
Banyak yang bingung membedakan influenza dan selesma karena gejalanya yang hampir serupa. Secara umum gejala yang ditimbulkan disebut sebagai “flu-like symptoms” atau “flu-like illness”, terdiri atas demam, batuk kering, pilek, nyeri telan, nyeri sendi, menggigil, letih, lesu, sakit kepala, tidak nafsu makan dan mual. Lalu apa bedanya?
Apa perbedaan flu dan selesma dan rhinitis alergi?
Virus penyebabnya jelas berbeda. Flu disebabkan oleh virus Influenza , yaitu sebuah virus yang memiliki antigen H dan N. Antigen tersebut selalu berubah menyatakan strain virus yang selalu bermutasi. Misalnya yang paling terkenal virus H5N1 yang menyebabkan flu burung. Konsep “satu virus” ini mendasari adanya imunisasi influenza. Sedangkan selesma disebabkan oleh bermacam-macam virus lainnya di luar virus influenza tadi, misalnya rhinovirus (yang paling sering), adenovirus, coronavirus dll. Kalau ditotal, kira-kira ada sekitar 200 macam virus penyebab selesma. Oleh karena itu tidak ada pengobatan spesifik terhadap selesma dan tidak ada vaksinnya juga karena banyaknya jumlah virus penyebab. Karena merupakan suatu infeksi, maka keduanya menular. Bisa lewat percikan bersin/batuk atau kontak dengan tangan yang sakit atau dengan benda-benda lain yang tercemar virus, karena untuk beberapa saat virus2 tersebut bisa hidup di udara luar. Secara umum , seseorang bisa mendapatkan selesma atau flu sekitar 3-4 kali pertahun. Sedangkan untuk rhinitis alergi, dari namanya saja sudah jelas bahwa penyebabnya adalah alergi, suatu kondisi imunologi sehingga tidak menular.
Lalu bagaimana membedakan secara klinis?
Sebenarnya sulit untuk menyebutkan seseorang secara pasti terkena influenza atau selesma. Kata kuncinya adalah, influenza selalu menunjukkan gejala dengan intensitas yang lebih berat dibanding selesma. Selesma jarang memiliki komplikasi serius seperti pneumonia, infeksi bakteri sekunder dan hampir tidak pernah membutuhkan perawatan di RS. Biasanya pula selesma hanya menimbulkan gejala ringan seperti sakit tenggorok ,hidung meler atau tersumbat. Sedangkan influenza lebih jelas menunjukkan gejala-gejala sistemik (menyeluruh), seperti nyeri sendi dan lesu yang lebih nyata. Virus influenza juga lebih berpengaruh ke saluran cerna anak karena sistem kekebalan di ususnya yang belum terlalu matang sehingga menimbulkan gejala pencernaan, seperti diare dan muntah. Rata-rata selesma membaik dalam tiga – lima hari, sementara influenza terkadang butuh waktu lebih lama antara 7-10 hari, bahkan bisa sampai 3 minggu. Walaupun virus influenzanya sudah tidak ada di dalam tubuh, namun gejala umumnya masih sering tersisa untuk beberapa saat. Membedakan secara pasti tentu dengan pemeriksaan serologi virus yang tidak direkomendasikan dalam praktik sehari-hari, kecuali bila sedang terjadi wabah influenza mematikan. Rhinitis alergi tidak disertai demam atau gejala-gejala umum, hanya hidung yang mampet, meler, atau bersin-bersin. Bisa terjadi bertahun-tahun lamanya bila pencetusnya tidak dihindari. Di negara empat musim, pada saat musim semi, banyak timbul rhinitis seasonal (musiman) karena banyaknya serbuk bunga yang beredar.
Bagaimana pengobatannya?
Tidak ada terapi spesifik untuk flu dan selesma. Semua pengobatannya bersifat simptomatis karena pada dasarnya flu dan selesma adalah penyakit yang self-limiting (bisa sembuh sendiri), perkecualian bila wabah flu mematikan sedang beredar. Berkumur dengan air garam sangat membantu sebagai pertolongan pertama karena akan membilas lender dan virus yang ada di tenggorokan. Tidak menyenangkan memang, apalagi buat anak-anak, tapi berkumur merupakan terapi yang efektif dan cukup membantu melegakan gejala. Pemberian larutan garam tetes pada hidung juga cukup membantu pengenceran lender bagi bayi. Obat penurun panas, dekongestan dan pengencer dahak dapat diberikan bila gejala sangat mengganggu , namun tentu dengan kehati-hatian dokter mengingat banyak penelitian yang menemukan bahwa obat pilek dan batuk sebenarnya tidak terlalu efektif. Minum banyak cairan dan istirahat juga wajib hukumnya. Pada kondisi khusus wabah, ada beberapa obat anti virus seperti Tamiflu yang dapat membantu, karena obat tersebut akan menghambat reproduksi virus dan memperpendek waktu sakit. Syarat khusus diperlakukan yaitu harus diminum dalam 48 jam pertama. Antibiotik tidak diperlukan karena penyebabnya adalah infeksi virus, namun apabila diduga telah terjadi infeksi sekunder akibat bakteri, maka antibiotik akan diberikan. Yang terpenting adalah mencegah tertular. Sedangkan untuk rhinitis alergi, tentu hilangkan pencetusnya, entah dari makanan, debu, tungau, dingin, dll. Bila alergi mengganggu, dokter akan memberikan anti histamine untuk mengurangi gejala.
Bagaimana mencegah penularan flu dan selesma?
Mudah kok, cuci tangan secara teratur, berkumur setelah bepergian, tutup mulut dan hidung bila bersin/batuk, pakai masker bila sedang sakit atau ada yang sakit di sekeliling kita serta tidak berbagi peralatan makan dengan orang lain. Hal-hal sederhana yang kadang terlupakan. Imunisasi influenza dianjurkan sejak usia 6 bulan – 18 tahun atau pada wanita hamil, lansia dan orang dengan kondisi sistem imun yang tertekan (misalnya pasien kemoterapi). Apakah akan mencegah 100%? Tentu tidak, tetapi bila wabah flu mematikan sedang beredar, yang mendapat imunisasi tidak akan jatuh ke kondisi berat.
Semoga bisa menjawab kebingungan ibu/bapak sekalian. Kalau masih bingung….yuuk pegangan ^-^ (*nyodorin tiang*)
Catatan : Artikel ini dibuat sebagai makalah kesehatan awam umum, bukan untuk referensi kedokteran.
-RP-150611-
Sumber :
- 1. Brook I, Steele RW. Pediatric Influenza. http://emedicine.medscape.com/article/972269-overview#a0104
- 2. Doer SE, Schiel WC. Common cold. http://www.medicinenet.com/common_cold/article.htm
- 3. CDC. Q&A Cold vs Influenza. http://www.cdc.gov/flu/about/qa/coldflu.htm
Makanan Pendamping ASI : homemade or commercial product?
Dr. Rouli Nababan, SpA
“Dok, makanan tambahan untuk bayi di atas 6 bulan sebaiknya yg dibuat sendiri atau yg instan yg banyak dijual di pasaran? Terimakasih..” Inilah pertanyaan sederhana yang cukup menghebohkan group Room For Children (RFC), untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan tuntas maka artikel ini dibuat, semoga bermanfaat….
Sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO) dan American Academic of Pediatric (AAP) setelah pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan maka makanan pendamping ASI (MPASI) dapat segera diperkenalkan. ASI tetap dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun.
Beberapa alasan mengapa MP ASI diberikan mulai 6 bulan:
- Kematangan saluran cerna bayi umumnya terjadi pada usia 4-6 bulan.
- Hilangnya refleks menjulurkan lidah pada usia 4-6 bulan.
- Kematangan mekanisme menelan.
- Kemampuan bayi untuk duduk.
- Pertumbuhan gigi geligi
- Kemampuan bayi untuk meniru pengasuhnya
Makanan pendamping artinya memberikan makanan tambahan selain ASI. Selama periode pemberian MPASI ini, bayi secara bertahap belajar makan dari makanan cair menjadi makanan keluarga. Pada akhir masa pemberian MPASI ini (sekitar usia 2 tahun), ASI seluruhnya akan digantikan dengan makanan keluarga.
Ada dua jenis makanan pendamping, yaitu makanan yang dibuat secara khusus di rumah atau makanan instant (commercial) khusus bayi yang dibuat massal. Mana yang lebih baik? Pertanyaan ini sering sekali dilontarkan oleh para ibu. Jawabannya ada di akhir artikel ini.
Mengapa makanan pendamping dibutuhkan?
Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi, sampailah diusia dimana ASI saja tidak mencukupi kebutuhan nutrisinya. Untuk itulah MPASI dibutuhkan untuk mengisi kesenjangan nutrisi antara total kebutuhan nutrisi bayi dengan nutrisi yang disediakan oleh ASI.
Makanan pendamping seperti apa yang baik?
MPASI yang baik adalah:
- Kaya akan kalori, protein dan mikronutrien (terutama zat besi, zink, calcium, vitamin A, vitamin C dan asam folat)
- Bersih dan aman
- Bebas pathogen
- Bebas zat kimia atau toksin
- Bebas tulang atau biji keras yang dapat membuat bayi tersedak
- Tidak diberikan dalam keadaan panas
- Tidak pedas atau asin
- Mudah ditelan
- Disukai oleh bayi
- Mudah didapat dan terjangkau
- Mudah disiapkan
Bagaimana cara menyiapkan makanan yang bersih dan aman?
Untuk menjaga agar makanan bebas dari kuman pathogen, sebaiknya lakukan:
- Cuci tangan sebelum menyiapkan makanan
- Gunakan selalu bahan makanan yang segar dan baunya baik
- Simpan makanan yang mudah basi/busuk seperti daging, ikan, susu dll di dalam lemari pendingin
- Tutup makanan yang sudah dimasak dan harus dimakan maksimal 2 jam setelah dimasak, bila perlu disimpan dalam lemari es dan dihangatkan sampai mendidih agar semua kuman pathogen mati saat hendak dimakan
- Cuci tangan anak sebelum makan
- Beri makan bayi dengan sendok, jangan masukkan makanan ke dalam botol
- Jauhkan hewan peliharaan keluar rumah
- Jagalah kebersihan rumah dan sekitarnya sehingga tikus atau serangga tidak berkembang biak
- Cuci tangan dengan sabun setelah menggunakan toilet dan setelah membersihkan pantat bayi
- Simpan makanan dan alat makan dari serangga dan debu dengan menyimpan di tempat tertutup
Makanan pendamping instant (commercial)
Dahulu , WHO dan UNICEF lebih menekankan pemberian MPASI yang dibuat sendiri di rumah daripada makanan instant yang diproduksi massal. Namun setelah dilakukan banyak penelitian klinis, ternyata banyak bayi tidak memperoleh zat nutrient yang adekuat sesuai dengan yang seharusnya didapatkan bayi. Untuk itu WHO/UNICEF mengeluarkan Global Strategy for Infant and Young Child Feeding dan mengumumkan bahwa makanan tambahan yang diproses oleh industri makanan dapat digunakan sebagai pilihan para ibu dalam memberikan makanan tambahan yang mudah disiapkan, mencukupi kebutuhan nutrisi dan aman. Makanan tersebut sudah diperkaya dengan tambahan suplemen yang menjamin kecukupan mikronutrien bayi. Pembuatan makanan diatur oleh The Codex Alimentarius Commission, yaitu lembaga yang dibuat oleh FAO dan WHO (1963) yang mengatur standar pembuatan makanan dan menjamin keamanan termasuk cara membuat, promosi dan transportasi dan dilindungi oleh pemerintah Internasional. The Codex Alimentarius mengatur bahwa makanan bayi yang diproduksi massal tidak boleh menggunakan pengawet dan zat aditif yang berbahaya. Yang perlu diperhatikan saat membeli adalah tanggal kadaluarsa yang masih jauh, kemasan masih tersegel, warna dan bentuk makanan tidak berubah atau menggumpal.
Makanan pendamping ASI buatan sendiri
Hal yang sering terjadi dalam pembuatan MPASI di rumah, pemenuhan zat mikronutrien sebagian besar hanya dipenuhi dari sayuran, buah dan umbi-umbian. Bahan makanan yang berasal dari hewan hanya sedikit diberikan sehingga secara umum pemenuhan zat besi, zink dan calcium tidak bisa memenuhi kesenjangan nutrisi antara ASI dan kebutuhan total bayi. Pada tahun 1998 WHO/UNICEF bersama peneliti Gibson dkk mengevaluasi pemberian MPASI di negara berkembang dan tidak satu pun dari negara-negara tersebut mencapai kadar zat besi yang diinginkan dan hanya sebagian kecil yang memenuhi kebutuhan calcium dan zink.
Jadi bagaimana caranya membuat MPASI yang baik? Kuncinya dalam membuat MPASI di rumah adalah, makanan tersebut harus mengandung mikronutrien zat besi, zink, calcium, tiamin, asam folat, vitamin C, vitamin A dan lemak. Jenis makanan yang dapat dipilih adalah:
- Makanan pokok : mengandung karbohidrat, protein dan vitamin
- Contoh: sereal (beras, gandum, tepung jagung), tanaman menjalar (singkong, ubi & kentang), buah yang mengandung tepung (sukun)
- Contoh: hati, daging merah, ayam, ikan, telur
- Contoh: ASI/susu formula, keju, yogurt
- Contoh: bayam, brokoli, wortel, labu, kentang
- Contoh: kacang polong, kacang merah, kedelai hitam
- Contoh: minyak kelapa, margarine, minyak zaitun, butter
- Contoh: selai kacang, biji bunga matahari, wijen
Makanan yang kaya akan Zat besi : hati, daging merah
Makanan yang kaya akan Vitamin A: hati, kuning telur, buah/sayur berwarna oranye, sayur berdaun hijau
Makanan yang kaya akan Zink: hati, ikan segar, ayam, kerang, kuning telur
Makanan yang kaya akan Calsium: susu atau produk susu, ikan
Makanan yang kaya akan Vitamin C: buah segar, tomat, paprika, sayur-sayuran yang berwarna hijau
Agar seluruh mikronutrien dapat terpenuhi, maka dalam membuat MPASI campurkanlah kombinasi bahan makanan diatas, misalnya bubur yang terbuat dari tepung maizena ditambah singkong dilarutkan dalam susu, kacang tumbuk dan butter. Bisa juga membuat puree yang terdiri dari kentang, singkong atau beras yang dicampur dengan ikan, kacang merah dan sayur hijau. Berikan juga snack yang bergizi seperti telur, pisang, papaya, alpukat, yogurt, pudding susu, biscuit atau roti dengan butter/margarine, kue kacang merah, kentang kukus.
Sebagai petunjuk dasar dalam memberikan MPASI menurut WHO:
- Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan dan perkenalkan MPASI setelah usia 6 bulan sambil melanjutkan pemberian ASI
- Lanjutkan pemberian ASI sampai 2 tahun
- Perhatikan respon bayi saat diberikan makan : beri makan bayi langsung dari tangan ibu, bayi yang lebih besar harus diawasi saat makan sendiri, pelajari kapan anak lapar dan kenyang, berikan makan secara perlahan dan sabar, jangan dipaksa, bila bayi menolak macam-macam makanan, coba berikan kombinasi makanan, rasa, tekstur dan cara pembuatan, hindari apapun yang dapat mengganggu konsentrasi bayi saat makan seperti TV atau mainan, selalu diingat bahwa proses makan adalah proses belajar dan mencurahkan cinta untuk itu ajaklah bicara sambil memberikan makan dan pertahankan kontak mata.
- Jagalah kebersihan makanan saat membuat dan menyimpannya dengan mencuci tangan pengasuh dan anak sebelum membuat makanan dan makan, simpan makanan dengan aman dan makanlah secepatnya setelah dibuat, pakailah alat makan yang bersih, hindari menggunakan botol yang ada sendok ujungnya karena cenderung sulit dibersihkan.
- Saat usia 6 bulan mulainya dengan sejumlah kecil makanan dan ditingkatkan kuantitasnya sesuai dengan usianya, sambil melanjutkan pemberian ASI.
- Ubahlah secara bertahap kekentalan makanan sesuai dengan kemampuan bayi dan usianya. Bayi bisa diberikan puree, makanan saring dan kental saat usia 6 bulan, Usia 8 bulan sudah bisa diberikan makanan yang dipotong kecil-kecil (finger food) dan usia 12 bulan sebagian anak sudah bisa makanan yang sama dengan keluarga. Hati-hati dalam memberikan makanan yang dapat menyebabkan tersedak.
- Jadwal makan bayi sebaiknya disesuaikan dengan jadwal makan keluarga yaitu 3 kali makanan pokok (sarapan pagi, makan siang, makan malam), 2 kali makanan selingan (jam 10.00 dan 16.00), serta 3 kali ASI (saat bangun pagi, sebelum tidur siang dan malam).
- Berikan makanan yang bervariasi agar kebutuhan nutrisi terpenuhi setiap harinya. Daging, ayam, ikan atau telur harus diberikan setiap hari. Buah-buahan dan sayuran yang kaya akan vitamin A harus diberikan juga setiap hari. Jangan lupa menambahkan lemak dalam makanan. Hindari pemberian gula dan garam untuk anak dibawah 1 tahun. Pemberian gula akan mengajarkan anak suka makanan yang manis sampai besar dan memiliki kecenderungan obesitas dan diabetes, sedangkan penambahan garam sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan kerja ginjal bayi. Rasa asin dan manis didapatkan dari rasa alami makanan saja.
- Bila diperlukan tambahkan suplemen vitamin-mineral untuk bayi. Penambahan ini tidak diperlukan bila bayi diberikan makanan instant yang diproduksi massal karena sudah dimasukkan kedalamnya.
- Bila anak sakit, tingkatkan asupan cairan termasuk pemberian susu atau ASI, berikan makanan yang lebih lembut, bervariasi, menarik dan favorit si anak. Setelah sembuh berikan makanan lebih sering dari biasanya dan dorong anak untuk makan lebih banyak.
Jadi makanan apa yang akan ibu berikan untuk anak-anak ibu saat memasuki usia 6 bulan keatas? Pilihan ada ditangan ibu, apapun yang ibu berikan tidak menjadi masalah asalkan seluruh nutrisi yang dibutuhkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi ibu, cara membuat dan penyimpanan yang benar, dan cara memberikannya pun benar.
“Optimal complementary feeding depends not only on what is fed , but also on how, when, where , and by whom the child is fed”
Kepustakaan:
- Guiding principles for complementary feeding of the breastfed child, World Health Organization, 2002
- Nutritional status of young infant and young children and characteristics of their diets. J Nutr 133:2941S-2949S, 2003
- American academic of Pediatrics. Committee on Nutrition. Pediatric Nutrition Handbook. Kleinman RE. 2008.
- www.codexalimentarius.net
Semoga bermanfaat ya......
BATUK PADA ANAK
By Iin Muthmainnah and Hermansyah Irwan in Room for Children (Files) · Edit Doc
dr. Hermansyah Irwan, Sp. A

Haruskah ke dokter bila balita batuk?
Kunjungi dokter bila anak batuk lebih dari seminggu. Juga periksakan ke dokter bila anak anda:
1. berusia kurang dari 3 bulan
2. bernapas lebih cepat dari biasanya atau terlihat sulit bernapas
3. mengi
4. batuk berdarah
5. demam tinggi
6. menderita penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan paru
Bolehkah Saya Memberikan Anak Saya Obat Batuk?
Kini banyak ahli yang cenderung berpendapat bahwa obat batuk dan flu yang diperoleh tanpa resep (nonprescription medicines) tidak efektif atau bahkan potensial berbahaya untuk anak di bawah usia 6 tahun sehingga obat-obat ini banyak ditinjau ulang.
Banyak dokter tidak menganjurkan penggunaan obat-obat bebas untuk anak kecil (balita). The American Academy of Pediatrics memperingatkan para orang tua untuk tidak menggunakan produk-produk ini untuk anak di bawah usia 3 tahun tanpa resep dokter. Pada bulan Agustus 2007 Food and Drug Administration (FDA) Amerika mengeluarkan peringatan bahwa anak di bawah usia 2 tahun tidak diberikan obat-obat flu kecuali dokter menyarankannya.
Bahkan apabila anda berpikir anak anda hanya menderita flu biasa, tanyakan pada dokter sebelum memberikan anak anda obat bebas berupa obat anti batuk (cough suppressant, expectorant), atau antihistamin
Apabila anda toh akan memberikan juga anak anda obat batuk over-the-counter, yakinkan diri anda sudah sesuai usia anak, ukurlah dosis secara tepat dan hati-hati sesuai petunjuk.
Apa Penyebab Batuk Anak Saya?
Banyak penyebab batuk, berikut ini adalah penyebab yang paling sering:
Common cold
Apabila anak anda menderita flu, disertai hidung meler atau tersumbat, bersin, batuk, mata berair, nafsu makan menurun, atau demam ringan.
Respiratory syncytial virus
Respiratory syncytial virus (RSV) sering menyerang bayi dan anak kecil, tetapi dapat terjadi pada semua usia. Gejala mirip flu, dengan batuk yang semakin berat dan kesulitan bernapas.
RSV kadang ringan, tapi dapat menjadi berat seperti bronkiolitis (peradangan pada saluran napas kecil) dan pnemonia (peradangan paru)-khususnya pada bayi di baway usia 1 tahun.
Alergi, asma, dan iritan
Anak yang alergi terhadap sesuatu seperti tungau debu rumah sering menderita flu yang tidak sembuh-sembuh. Alergi dapat juga menyebabkan hidung tersumbat atau meler (dengan lendir/mucus yang bening). Lendir mengalir ke bawah di bagian belakang sinus ke tenggorokan (disebut 'postnasal drip''), menyebabkan batuk.
Anak asma cenderung banyak batuk, khususnya pada malam hari. Bila menderita asma, anak anda dapat mengalami kesulitan bernapas dan mengeluarkan mengi (wheezing'). Biasanya anak anda menderita alergi atau keluarga mempunyai riwayat alergi atau asma. Indikator lain bahwa penyebab batuknya adalah asma adalah ketika anak anda batuk setelah berlari-larian. Ini suatu kondisi yang disebut 'exercise-induced asthma'.
Kemungkinan lain adalah iritan seperti asap rokok atau polusi-bukan alergen-yang menyebabkan anak anda batuk. Tentu saja pada kasus ini harus diidentifikasi dan dihilangkan penyebabnya.
Pneumonia
Banyak kasus pnemonia, yang merupakan infeksi paru, berawal dari flu biasa. Apabila anak anda menderita flu yang tampaknya semakin berat, dengan batuk yang menetap, kesulitan bernapas, demam, menggigil, segeralah ke dokter.
Sinusitis
Bila anak anda batuk dan pilek lebih dari 10 hari dan tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan - dan dokter tidak mendiagnosis pnemonia - maka kemungkinan anak anda menderita sinusitis. Infeksi rongga sinus oleh bakteri ini menyebabkan batuk berkepanjangan karena lendir/mucus terus menerus mengalir ke bawah di belakang tenggorokan, merangsang refleks batuk. Bila dokter mendiagnosis anak anda menderita sinusitis, maka dokter akan meresepkan antibiotika. Ketika sinus bersih lagi, seharusnya batuk berhenti. Banyak dokter, tidak yakin anak kecil dapat menderita infeksi sinus karena rongga sinus belum sempurna dan lebih memilih pendekatan menunggu daripada meresepkan obat.
Haruskah ke dokter bila balita batuk?
Kunjungi dokter bila anak batuk lebih dari seminggu. Juga periksakan ke dokter bila anak anda:
1. berusia kurang dari 3 bulan
2. bernapas lebih cepat dari biasanya atau terlihat sulit bernapas
3. mengi
4. batuk berdarah
5. demam tinggi
6. menderita penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan paru
Bolehkah Saya Memberikan Anak Saya Obat Batuk?
Kini banyak ahli yang cenderung berpendapat bahwa obat batuk dan flu yang diperoleh tanpa resep (nonprescription medicines) tidak efektif atau bahkan potensial berbahaya untuk anak di bawah usia 6 tahun sehingga obat-obat ini banyak ditinjau ulang.
Banyak dokter tidak menganjurkan penggunaan obat-obat bebas untuk anak kecil (balita). The American Academy of Pediatrics memperingatkan para orang tua untuk tidak menggunakan produk-produk ini untuk anak di bawah usia 3 tahun tanpa resep dokter. Pada bulan Agustus 2007 Food and Drug Administration (FDA) Amerika mengeluarkan peringatan bahwa anak di bawah usia 2 tahun tidak diberikan obat-obat flu kecuali dokter menyarankannya.
Bahkan apabila anda berpikir anak anda hanya menderita flu biasa, tanyakan pada dokter sebelum memberikan anak anda obat bebas berupa obat anti batuk (cough suppressant, expectorant), atau antihistamin
Apabila anda toh akan memberikan juga anak anda obat batuk over-the-counter, yakinkan diri anda sudah sesuai usia anak, ukurlah dosis secara tepat dan hati-hati sesuai petunjuk.
Apa Penyebab Batuk Anak Saya?
Banyak penyebab batuk, berikut ini adalah penyebab yang paling sering:
Common cold
Apabila anak anda menderita flu, disertai hidung meler atau tersumbat, bersin, batuk, mata berair, nafsu makan menurun, atau demam ringan.
Respiratory syncytial virus
Respiratory syncytial virus (RSV) sering menyerang bayi dan anak kecil, tetapi dapat terjadi pada semua usia. Gejala mirip flu, dengan batuk yang semakin berat dan kesulitan bernapas.
RSV kadang ringan, tapi dapat menjadi berat seperti bronkiolitis (peradangan pada saluran napas kecil) dan pnemonia (peradangan paru)-khususnya pada bayi di baway usia 1 tahun.
Alergi, asma, dan iritan
Anak yang alergi terhadap sesuatu seperti tungau debu rumah sering menderita flu yang tidak sembuh-sembuh. Alergi dapat juga menyebabkan hidung tersumbat atau meler (dengan lendir/mucus yang bening). Lendir mengalir ke bawah di bagian belakang sinus ke tenggorokan (disebut 'postnasal drip''), menyebabkan batuk.
Anak asma cenderung banyak batuk, khususnya pada malam hari. Bila menderita asma, anak anda dapat mengalami kesulitan bernapas dan mengeluarkan mengi (wheezing'). Biasanya anak anda menderita alergi atau keluarga mempunyai riwayat alergi atau asma. Indikator lain bahwa penyebab batuknya adalah asma adalah ketika anak anda batuk setelah berlari-larian. Ini suatu kondisi yang disebut 'exercise-induced asthma'.
Kemungkinan lain adalah iritan seperti asap rokok atau polusi-bukan alergen-yang menyebabkan anak anda batuk. Tentu saja pada kasus ini harus diidentifikasi dan dihilangkan penyebabnya.
Pneumonia
Banyak kasus pnemonia, yang merupakan infeksi paru, berawal dari flu biasa. Apabila anak anda menderita flu yang tampaknya semakin berat, dengan batuk yang menetap, kesulitan bernapas, demam, menggigil, segeralah ke dokter.
Sinusitis
Bila anak anda batuk dan pilek lebih dari 10 hari dan tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan - dan dokter tidak mendiagnosis pnemonia - maka kemungkinan anak anda menderita sinusitis. Infeksi rongga sinus oleh bakteri ini menyebabkan batuk berkepanjangan karena lendir/mucus terus menerus mengalir ke bawah di belakang tenggorokan, merangsang refleks batuk. Bila dokter mendiagnosis anak anda menderita sinusitis, maka dokter akan meresepkan antibiotika. Ketika sinus bersih lagi, seharusnya batuk berhenti. Banyak dokter, tidak yakin anak kecil dapat menderita infeksi sinus karena rongga sinus belum sempurna dan lebih memilih pendekatan menunggu daripada meresepkan obat.
Kejang demam pada anak
By Mohammad Muchlis, Nur Subekti and Rusli Haidar in Room for Children (Files) · Edit Doc
Kejang Demam pada anak ( Step )
Dr. M. Muchlis Sp.A
Klinik Anak Rumkit Lanud Abd. Saleh Malang
Adi, anak laki-laki usia 1 tahun enam bulan, pada jam 6 sore itu mendadak demam walau tidak terlalu tinggi. Sehari sebelumnya sudah ada gejala batuk dan pilek-pilek.
Ibunya segera meminumkan obat penurun panas yang ada di rumah. Tapi 2 Jam kemudian demamnya makin meninggi (seperti memegang “ Kompor” ibunya mengibaratkan) dan ibunya mulai cemas karena demam anaknya tak kunjung turun.
Kecemasan bercampur kepanikan ibunya menjadi ketika sang anak pada jam 11 malam tiba-tiba matanya mendelik keatas, mulutnya mengancing rapat bahkan sebagian lidahnya sempat tergigit, berlanjut dengan kejang kaku pada seluruh tubuhnya yang kemudian menjadi kejang kelojotan. Ibunya berteriak-teriak histeris memanggil semua orang yang ada di rumah (sayang pada waktu itu ayahnya Adi sedang dinas keluar kota ).
Bersama pengasuhnya, ibunya adi berusaha memberikan pertolongan dengan segala kepanikannya. Dimintanya sendok yang dibalut kain untuk mengganjal mulut Adi agar lidahnya tidak tergigit sembari terus menepuk-nepuk badan maupun pipi Adi dan memanggil-manggil nama anaknya. Pengasuhnya membantu dengan melonggarkan pakaian Adi dan mengompresnya. Kebetulan waktu itu sedang menginap nenek Adi yang baru tiba dari kampung, sang nenek sibuk komat kamit berdoa sambil menghambur-hamburkan garam dapur ke sekeliling rumah karena beranggapan cucunya ‘kesambet’ (kebetulan rumah orang tua Adi dekat dengan pohon beringin tua ‘angker’ yang usianya sudah ratusan tahun kabarnya). Hampir 1 menit anaknya seperti itu, tapi pada akhirnya kejangnya berhenti sendiri, anaknya menjadi lemas tertidur dan sempat menangis sebentar. Segera ibunya membawanya ke RS, di jalan Adi sempat kembali menangis dan meminta minum pada ibunya.
Kejadian di atas bisa jadi juga dialami oleh ibu yang lain. Hampir kebanyakan orang tua akan panik bila menghadapi keadaan demikian. Anak yang mulanya demam biasa tapi kemudian mendadak tinggi dan diikuti dengan kejang jelas menakutkan pada sebagian besar orang tua. Dalam kasus di atas Adi mengalami kejang demam atau orang awam mengatakannya sebagai ‘step’.
Apa itu kejang demam atau ‘step’?
Kejang demam (KD) didefinisikan sebagai suatu serangan atau bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh anak (di atas 38 C suhu rectal), biasa terjadi pada bayi atau anak mulai usia 6 bulan sampai 5 tahun dimana penyebab demamnya adalah proses ekstra cranial (diluar penyakit atau infeksi pada otak) dan terbukti tidak ada penyebab tertentu. Kejang demam harus di bedakan dengan epilepsy yang kejangnya tanpa demam atau kejang pada anak yang menderita infeksi intrakranial seperti radang otak (ensefalitis) atau radang selaput otak (meningitis). Pada keadaan yang terakhir anak demam kemudian kejang dan pasca kejang anak mengalami penurunan kesadaran. Pada kejang demam anak setelah kejang kembali sadar seperti sedia kala, seperti halnya Adi yang sempat menangis dan meminta minum kepada ibunya atau kalau bayi kembali menetek ibunya.
Mengapa anak bisa KD?
Sampai saat sekarang belum diketahui pasti mengapa anak utamanya yang dibawah 5 tahun dapat mengalami kejang demam. Hipotesis ada yang menyatakan bahwa secara genetic ambang kejang pada anak berbeda-beda dan ambang kejang tersebut akan turun pada kenaikan suhu. Yang jelas ada 3 faktor yang berperan penting yaitu factor suhu, infeksi dan umur. Kenaikan suhu yang tinggi dan proses kenaikan suhu yang cepat akibat berbagai infeksi (ISPA, otitis media, tonsillitis, gastroenteritis akut dsb) dapat mencetuskan terjadinya kejang demam pada kelompok anak berumur 6 bulan-5 tahun. Hanya saja pada sebagian kecil kelompok anak kejang dapat timbul pada demam yang tidak terlalu tinggi (kurang dari 38 C) tapi tetap yang terbanyak adalah pada suhu diatas 39 C.
Apa gejala atau manifestasi klinis kejang demam?
Kejang demam biasa terjadi pada awal demam, pencetusnya adalah cepatnya peningkatan suhu tubuh. Anak pada mulanya menangis, kemudian tidak sadar, diikuti kaku otot (tonik) dan berlanjut dengan kejang kelojotan (klonik), berulang, ritmik kemudian lemas dan tertidur. Dapat juga didahului dengan mata yang mendelik ke atas dan mulut yang mengunci rapat sampai bisa menggigit lidah anak. Bentuk kejang yang lain : langsung gerakan sentakan berulang atau sentakan maupun kekakuan local (kejang fokal). Lama kejang kebanyakan dibawah 5 menit, tapi pada sebagian kecil bisa sampai 15-30 menit. Pada kejang demam, pasca kejang anak tertidur dan bila dibangunkan menangis dan sadar.
Apa yang dimaksud dengan kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks?
Secara klinis kejang demam dibagi menjadi 2 yaitu kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks. Kejang demam sederhana : kejang berlangsung kurang dari 15 menit, kejangnya umum dan tunggal (dalam 24 jam demam hanya satu kali kejang). Sedangkan kejang demam kompleks : kejang berlangsung lebih dari 15 menit atau kejang fokal dan atau multiple (terjadi 2 kali atau lebih kejang dalam 24 jam demam).
Apa factor resiko kejang demam pertama?
Diketahui ada beberapa factor yang membuat seorang anak beresiko untuk mengalami kejang demam untuk pertama kali. Faktor tersebut antara lain : riwayat keluarga dengan kejang demam, bayi baru lahir yang sempat dirawat selama lebih dari 4 minggu, anak dengan perkembangan terlambat (delayed development), anak dengan pengawasan khusus/perawatan khusus, kadar natrium darah yang rendah dan yang terpenting adalah temperatur yang tinggi.
Apakah seorang anak yang pernah kejang demam bisa kembali berulang?
Diketahui ada sekitar 33 % anak yang dapat mengalami kejang berulang 1 kali atau lebih. Makin muda usia anak mendapat kejang demam pertama kali, makin besar kemungkinan kambuh. Selain itu factor cepatnya si anak kejang setelah demam, temperatur yang ‘rendah’ (<38 C) saat kejang, riwayat keluarga dengan kejang demam dan riwayat keluarga dengan epilepsy juga merupakan factor resiko seorang anak mengalami kejang demam berulang.
Apakah anak yang kejang demam dapat menjadi epilepsy ?
Sebagian besar kejang demam tidak berkembang menjadi epilepsi. Tapi diketahui ada beberapa faktor yang membuat seorang anak yang pernah KD beresiko menjadi epilepsi. Faktor-faktor tersebut antara lain : perkembangan abnormal sebelum kejang demam yang pertama (misal : anak penderita cerebral palsy atau CP), riwayat keluarga dengan epilepsi dan kejang demamnya dikategorikan kejang demam kompleks.
Apakah kejang demam membuat anak tidak cerdas (bodoh) ?
Tidak pernah ada bukti bahwa kejang demam akan dapat menurunkan kecerdasan anak. Anak yang pernah kejang demam sewaktu kecil sama cerdasnya dengan mereka yang tidak pernah kejang demam. Lain halnya kalau ternyata seorang pernah kejang disertai demam dan penyebabnya diketahui sebagai infeksi otak (ensefalitis, meningoensefalitis) yang dapat menimbulkan kerusakan permanen pada otak dan akhirnya mempengaruhi perkembangan anak termasuk kecerdasannya.
Apa penanganan/pengobatan yang dilakukan pada anak dengan kejang demam ?
Seandainya kejang demam terjadi dirumah, orang tua diharapkan tetap tenang, apabila mulut sang anak mengunci rapat sampai mengigit lidah, bisa diberikan pengganjal pada mulutnya dengan sendok yang dibalut kain atau bantalan apa saja yang empuk. Longgarkan semua pakaian yang ketat, kompres hangat untuk membantu menurunkan suhunya (jangan lagi pakai kompres dingin atau alkohol).
Umumnya kejang berhenti sendiri, tapi bila kejang harus segera diberikan anti kejang (anti konvulsan) secepatnya. Kalau dirumah bisa diberikan anti kejang yang berbentuk rectal tube dimana obat tersebut disemprotkan ke dalam anus, satu hal yang bisa dikerjakan oleh orang tua. Di klinik/IGD dokterpun sering menggunakan obat anti kejang yang berbentuk rectal tube, karena mudah dan praktis ketimbang obat yang harus disuntikkan. Setelah kejang teratasi dilanjutkan dengan pemberian obat penurun panassesegera mungkin, lagi-lagi yang diberikan lewat anus (seperti proris supp, propyretic supp atau dumin supp). Pemberiaan obat lewat anus pada saat pasca kejang dianjurkan karena anak biasanya tertidur ditambah lagi dengan efek obat anti kejang yang membuat anak mengantuk (efek sodasi). Bila demam tinggi sekali (hiperpireksia) apalagi sebelumnya anak diare atau muntah, anak harus dirawat dan dipasang infus untuk masukkan cairan maupun obat selanjutnya.
Sebagian besar anak dengan kejang demam bisa dipulangkan dan berobat jalan. Sewaktu pulang orang tua dibekali obat panas umumnya golongan parasetamol (sanmol, panadol, tempra, dumin dsb) atau golongan ibuprofen (proris, fenris, bufect dsb) yang ditambah juga dengan obat pencegah kejang (diazepam). Obat dapat diberikan dalam puyer racikan atau terpisah berupa sirup penurun panas dan puyer anti kejang (diazepam). Bila demamnya disebabkan infeksi bakteri diberikan antibiotika. Dokter adakalanya juga membekali orang tua dengan obat anti kejang (diazepam) dalam bentuk rectal tube (nama dagangnya stezolid) dan penurun panas dalam bentuk supposotoria (proris, dumin, propyretic). Selain itu orang tua diberikan edukasi oleh dokter bila menghadapi anak yang kembali demam dengan kaitannya dengan penggunaan dan dosis obat demam yang sesuai. Banyak orang tua yang sering memberikan dosis obat panas yang kecil karena sering memakai patokan dosis obat yang lalu, karenanya jangan malu bertanya pada dokter berapa dosis obat penurun panas yang tepat sesuai berat badan anak.
Dengan edukasi yang baik, diharapkan orang tua bertindak cepat ketika anaknya demam dan tidak terlambat membawa ke dokter.
Apakah diperlukan obat pencegah kejang yang rutin atau cukup sewaktu anak demam saja?
Pengobatan pencegahan (profilaksis) dengan anti konvulsan bertujuan mencegah kambuhnya kejang, bisa diberikan intermitten (sewaktu demam saja) atau yang diberikan rutin terus menerus. Profilaksis intermitten bisa diberikan lewat racikan obat panas dan anti konvulsan (diazepam) atau dengan anti konsulvan supp yang dimasukkan lewat anus. Bila berat badan anak kurang dari 10 kg memakai diazepam supp 5 mg tapi bila sudah dia tas 10 kg memakai diazepam supp 10 mg. Kebanyakkan kasus kejang demam hanya butuh profilaksis intermitten atau sewaktu demam saja.
Profilaksis terus menerus selama 1 tahun (sejak dari kejang terakhir) diberikan secara individual dan pada kasus tertentu saja. Obat yang sering adalah fenobarbital (luminal) atau yang makin sering dipakai sekarang karena efek sampingnya minimal adalah asam valproat ( depakene). IDAI ( Ikatan Dokter Anak Indonesia) melalui UKK Neurologi Anak memberikan rekomendasi profilaksis terus menerus pada keadaan sebagai berikut : sebelum kejang pertama sudah ada kelainan neurologik yang nyata (cerebral palsy, mikrocepali atau retardasi mental), riwayat kejang demam yang lama, kejang demam fokal dan dipertimbangkan pada anak yang mendapat kejang pertama pada usia kurang 12 bulan atau terjadi kejang multiple (2 kali kejang atau lebih) dalam satu episode demam atau kejang demam lebih dari 4 kali dalam setahun.
Beberapa Tips : keadaan yang perlu diwaspadai !
Beberapa hal yang perlu diwaspadai pada anak dengan kejang demam antara lain :
Dr. M. Muchlis Sp.A
Klinik Anak Rumkit Lanud Abd. Saleh Malang
Adi, anak laki-laki usia 1 tahun enam bulan, pada jam 6 sore itu mendadak demam walau tidak terlalu tinggi. Sehari sebelumnya sudah ada gejala batuk dan pilek-pilek.
Ibunya segera meminumkan obat penurun panas yang ada di rumah. Tapi 2 Jam kemudian demamnya makin meninggi (seperti memegang “ Kompor” ibunya mengibaratkan) dan ibunya mulai cemas karena demam anaknya tak kunjung turun.
Kecemasan bercampur kepanikan ibunya menjadi ketika sang anak pada jam 11 malam tiba-tiba matanya mendelik keatas, mulutnya mengancing rapat bahkan sebagian lidahnya sempat tergigit, berlanjut dengan kejang kaku pada seluruh tubuhnya yang kemudian menjadi kejang kelojotan. Ibunya berteriak-teriak histeris memanggil semua orang yang ada di rumah (sayang pada waktu itu ayahnya Adi sedang dinas keluar kota ).
Bersama pengasuhnya, ibunya adi berusaha memberikan pertolongan dengan segala kepanikannya. Dimintanya sendok yang dibalut kain untuk mengganjal mulut Adi agar lidahnya tidak tergigit sembari terus menepuk-nepuk badan maupun pipi Adi dan memanggil-manggil nama anaknya. Pengasuhnya membantu dengan melonggarkan pakaian Adi dan mengompresnya. Kebetulan waktu itu sedang menginap nenek Adi yang baru tiba dari kampung, sang nenek sibuk komat kamit berdoa sambil menghambur-hamburkan garam dapur ke sekeliling rumah karena beranggapan cucunya ‘kesambet’ (kebetulan rumah orang tua Adi dekat dengan pohon beringin tua ‘angker’ yang usianya sudah ratusan tahun kabarnya). Hampir 1 menit anaknya seperti itu, tapi pada akhirnya kejangnya berhenti sendiri, anaknya menjadi lemas tertidur dan sempat menangis sebentar. Segera ibunya membawanya ke RS, di jalan Adi sempat kembali menangis dan meminta minum pada ibunya.
Kejadian di atas bisa jadi juga dialami oleh ibu yang lain. Hampir kebanyakan orang tua akan panik bila menghadapi keadaan demikian. Anak yang mulanya demam biasa tapi kemudian mendadak tinggi dan diikuti dengan kejang jelas menakutkan pada sebagian besar orang tua. Dalam kasus di atas Adi mengalami kejang demam atau orang awam mengatakannya sebagai ‘step’.
Apa itu kejang demam atau ‘step’?
Kejang demam (KD) didefinisikan sebagai suatu serangan atau bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh anak (di atas 38 C suhu rectal), biasa terjadi pada bayi atau anak mulai usia 6 bulan sampai 5 tahun dimana penyebab demamnya adalah proses ekstra cranial (diluar penyakit atau infeksi pada otak) dan terbukti tidak ada penyebab tertentu. Kejang demam harus di bedakan dengan epilepsy yang kejangnya tanpa demam atau kejang pada anak yang menderita infeksi intrakranial seperti radang otak (ensefalitis) atau radang selaput otak (meningitis). Pada keadaan yang terakhir anak demam kemudian kejang dan pasca kejang anak mengalami penurunan kesadaran. Pada kejang demam anak setelah kejang kembali sadar seperti sedia kala, seperti halnya Adi yang sempat menangis dan meminta minum kepada ibunya atau kalau bayi kembali menetek ibunya.
Mengapa anak bisa KD?
Sampai saat sekarang belum diketahui pasti mengapa anak utamanya yang dibawah 5 tahun dapat mengalami kejang demam. Hipotesis ada yang menyatakan bahwa secara genetic ambang kejang pada anak berbeda-beda dan ambang kejang tersebut akan turun pada kenaikan suhu. Yang jelas ada 3 faktor yang berperan penting yaitu factor suhu, infeksi dan umur. Kenaikan suhu yang tinggi dan proses kenaikan suhu yang cepat akibat berbagai infeksi (ISPA, otitis media, tonsillitis, gastroenteritis akut dsb) dapat mencetuskan terjadinya kejang demam pada kelompok anak berumur 6 bulan-5 tahun. Hanya saja pada sebagian kecil kelompok anak kejang dapat timbul pada demam yang tidak terlalu tinggi (kurang dari 38 C) tapi tetap yang terbanyak adalah pada suhu diatas 39 C.
Apa gejala atau manifestasi klinis kejang demam?
Kejang demam biasa terjadi pada awal demam, pencetusnya adalah cepatnya peningkatan suhu tubuh. Anak pada mulanya menangis, kemudian tidak sadar, diikuti kaku otot (tonik) dan berlanjut dengan kejang kelojotan (klonik), berulang, ritmik kemudian lemas dan tertidur. Dapat juga didahului dengan mata yang mendelik ke atas dan mulut yang mengunci rapat sampai bisa menggigit lidah anak. Bentuk kejang yang lain : langsung gerakan sentakan berulang atau sentakan maupun kekakuan local (kejang fokal). Lama kejang kebanyakan dibawah 5 menit, tapi pada sebagian kecil bisa sampai 15-30 menit. Pada kejang demam, pasca kejang anak tertidur dan bila dibangunkan menangis dan sadar.
Apa yang dimaksud dengan kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks?
Secara klinis kejang demam dibagi menjadi 2 yaitu kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks. Kejang demam sederhana : kejang berlangsung kurang dari 15 menit, kejangnya umum dan tunggal (dalam 24 jam demam hanya satu kali kejang). Sedangkan kejang demam kompleks : kejang berlangsung lebih dari 15 menit atau kejang fokal dan atau multiple (terjadi 2 kali atau lebih kejang dalam 24 jam demam).
Apa factor resiko kejang demam pertama?
Diketahui ada beberapa factor yang membuat seorang anak beresiko untuk mengalami kejang demam untuk pertama kali. Faktor tersebut antara lain : riwayat keluarga dengan kejang demam, bayi baru lahir yang sempat dirawat selama lebih dari 4 minggu, anak dengan perkembangan terlambat (delayed development), anak dengan pengawasan khusus/perawatan khusus, kadar natrium darah yang rendah dan yang terpenting adalah temperatur yang tinggi.
Apakah seorang anak yang pernah kejang demam bisa kembali berulang?
Diketahui ada sekitar 33 % anak yang dapat mengalami kejang berulang 1 kali atau lebih. Makin muda usia anak mendapat kejang demam pertama kali, makin besar kemungkinan kambuh. Selain itu factor cepatnya si anak kejang setelah demam, temperatur yang ‘rendah’ (<38 C) saat kejang, riwayat keluarga dengan kejang demam dan riwayat keluarga dengan epilepsy juga merupakan factor resiko seorang anak mengalami kejang demam berulang.
Apakah anak yang kejang demam dapat menjadi epilepsy ?
Sebagian besar kejang demam tidak berkembang menjadi epilepsi. Tapi diketahui ada beberapa faktor yang membuat seorang anak yang pernah KD beresiko menjadi epilepsi. Faktor-faktor tersebut antara lain : perkembangan abnormal sebelum kejang demam yang pertama (misal : anak penderita cerebral palsy atau CP), riwayat keluarga dengan epilepsi dan kejang demamnya dikategorikan kejang demam kompleks.
Apakah kejang demam membuat anak tidak cerdas (bodoh) ?
Tidak pernah ada bukti bahwa kejang demam akan dapat menurunkan kecerdasan anak. Anak yang pernah kejang demam sewaktu kecil sama cerdasnya dengan mereka yang tidak pernah kejang demam. Lain halnya kalau ternyata seorang pernah kejang disertai demam dan penyebabnya diketahui sebagai infeksi otak (ensefalitis, meningoensefalitis) yang dapat menimbulkan kerusakan permanen pada otak dan akhirnya mempengaruhi perkembangan anak termasuk kecerdasannya.
Apa penanganan/pengobatan yang dilakukan pada anak dengan kejang demam ?
Seandainya kejang demam terjadi dirumah, orang tua diharapkan tetap tenang, apabila mulut sang anak mengunci rapat sampai mengigit lidah, bisa diberikan pengganjal pada mulutnya dengan sendok yang dibalut kain atau bantalan apa saja yang empuk. Longgarkan semua pakaian yang ketat, kompres hangat untuk membantu menurunkan suhunya (jangan lagi pakai kompres dingin atau alkohol).
Umumnya kejang berhenti sendiri, tapi bila kejang harus segera diberikan anti kejang (anti konvulsan) secepatnya. Kalau dirumah bisa diberikan anti kejang yang berbentuk rectal tube dimana obat tersebut disemprotkan ke dalam anus, satu hal yang bisa dikerjakan oleh orang tua. Di klinik/IGD dokterpun sering menggunakan obat anti kejang yang berbentuk rectal tube, karena mudah dan praktis ketimbang obat yang harus disuntikkan. Setelah kejang teratasi dilanjutkan dengan pemberian obat penurun panassesegera mungkin, lagi-lagi yang diberikan lewat anus (seperti proris supp, propyretic supp atau dumin supp). Pemberiaan obat lewat anus pada saat pasca kejang dianjurkan karena anak biasanya tertidur ditambah lagi dengan efek obat anti kejang yang membuat anak mengantuk (efek sodasi). Bila demam tinggi sekali (hiperpireksia) apalagi sebelumnya anak diare atau muntah, anak harus dirawat dan dipasang infus untuk masukkan cairan maupun obat selanjutnya.
Sebagian besar anak dengan kejang demam bisa dipulangkan dan berobat jalan. Sewaktu pulang orang tua dibekali obat panas umumnya golongan parasetamol (sanmol, panadol, tempra, dumin dsb) atau golongan ibuprofen (proris, fenris, bufect dsb) yang ditambah juga dengan obat pencegah kejang (diazepam). Obat dapat diberikan dalam puyer racikan atau terpisah berupa sirup penurun panas dan puyer anti kejang (diazepam). Bila demamnya disebabkan infeksi bakteri diberikan antibiotika. Dokter adakalanya juga membekali orang tua dengan obat anti kejang (diazepam) dalam bentuk rectal tube (nama dagangnya stezolid) dan penurun panas dalam bentuk supposotoria (proris, dumin, propyretic). Selain itu orang tua diberikan edukasi oleh dokter bila menghadapi anak yang kembali demam dengan kaitannya dengan penggunaan dan dosis obat demam yang sesuai. Banyak orang tua yang sering memberikan dosis obat panas yang kecil karena sering memakai patokan dosis obat yang lalu, karenanya jangan malu bertanya pada dokter berapa dosis obat penurun panas yang tepat sesuai berat badan anak.
Dengan edukasi yang baik, diharapkan orang tua bertindak cepat ketika anaknya demam dan tidak terlambat membawa ke dokter.
Apakah diperlukan obat pencegah kejang yang rutin atau cukup sewaktu anak demam saja?
Pengobatan pencegahan (profilaksis) dengan anti konvulsan bertujuan mencegah kambuhnya kejang, bisa diberikan intermitten (sewaktu demam saja) atau yang diberikan rutin terus menerus. Profilaksis intermitten bisa diberikan lewat racikan obat panas dan anti konvulsan (diazepam) atau dengan anti konsulvan supp yang dimasukkan lewat anus. Bila berat badan anak kurang dari 10 kg memakai diazepam supp 5 mg tapi bila sudah dia tas 10 kg memakai diazepam supp 10 mg. Kebanyakkan kasus kejang demam hanya butuh profilaksis intermitten atau sewaktu demam saja.
Profilaksis terus menerus selama 1 tahun (sejak dari kejang terakhir) diberikan secara individual dan pada kasus tertentu saja. Obat yang sering adalah fenobarbital (luminal) atau yang makin sering dipakai sekarang karena efek sampingnya minimal adalah asam valproat ( depakene). IDAI ( Ikatan Dokter Anak Indonesia) melalui UKK Neurologi Anak memberikan rekomendasi profilaksis terus menerus pada keadaan sebagai berikut : sebelum kejang pertama sudah ada kelainan neurologik yang nyata (cerebral palsy, mikrocepali atau retardasi mental), riwayat kejang demam yang lama, kejang demam fokal dan dipertimbangkan pada anak yang mendapat kejang pertama pada usia kurang 12 bulan atau terjadi kejang multiple (2 kali kejang atau lebih) dalam satu episode demam atau kejang demam lebih dari 4 kali dalam setahun.
Beberapa Tips : keadaan yang perlu diwaspadai !
Beberapa hal yang perlu diwaspadai pada anak dengan kejang demam antara lain :
- Munculnya demam pada anak yang pernah kejang demam.
- Kejang demam pertama pada anak usia kurang 12 bln, karena punya kemungkinan berulang.
- Kejang demam yang lama (15 menit) atau kejang fokal yang bisa menimbulkan gangguan otak.
- Efek samping obat anti konvulsan (anti kejang) : depresi napas, gangguan fungsi hati, gangguan perilaku, gangguan intelektual dll.
- Setiap anak kejang demam harus disingkirkan kemungkinan meningitis, ensefalitis tau ensefalopati karena berdampak pada prognosa (harapan kesembuhan) dan gejala sisa yang mungkin timbul.
Doc, kapan anak sy belajar ngenge dan pipis pada tempatnya....
By Putri Holiday, Mohammad Muchlis and 4 others in Room for Children (Files) · Edit Doc
Created by : dr.Mohammad Muchlis, SpA
Toilet Training

Pedoman Untuk Orang Tua
Pengaturan buang air besar dan berkemih diperlukan untuk ketrampilan sosial, Mengajarkan toilet training (TT) membutuhkan waktu, pengertian dan kesabaran. Hal terpenting untuk diingat adalah bahwa anda tidak dapat memaksakan anak untuk menggunakan toilet. The American Academy of Pediatrics telah mengembangkan brosur ini untuk membantu anak anda melewati tahap penting perkembangan sosial.
Kapan anak siap untuk toilet training?
Tidak ada patokan usia kapan TT harus dimulai. Saat yang tepat tergantung dari perkembangan fisik dan mental anak. anak berusia di bawah 12 bulan tidak mempunyai kontrol terhadap kandung kemih dan BAB, 6 bulan sesudahnya ada sedikit kontrol. Antara 18 dan 24 bulan beberapa anak sudah menunjukkan kesiapan, tetapi beberapa anak belum siap sampai usia 30 bulan atau lebih.
Anak anda seharusnya juga sudah siap secara emosional. Harus ada kemauan sendiri, tidak melawan atau menunjukkan tanda-tanda ketakutan. Jika anak bertahan kuat, sebaiknya ditunggu beberapa saat.
Mengajarkan TT sebaiknya santai dan hindari kemarahan. Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang dapat mengontrol kapan dan dimana anak ingin BAK atau BAB kecuali anak itu sendiri. Hindari pemaksaan yang berlebihan. Anak pada usia TT mulai timbul kesadaran terhadap diri sendiri. Mereka mencari cara untuk menguji keterbatasan mereka. Beberapa anak melakukannya dengan cara nenahan keinginan BAB-nya.
Perhatikan tanda-tanda berikut ini untuk menilai kesiapan anda:
Anda seharusnya memutuskan dengan hati-hati kata-kata apa yang akan digunakan untuk menggambarkan bagian-bagian tubuh, urine, dan BAB. Ingatlah bahwa kata-kata tersebut akan didengar juga oleh teman, tetangga, guru, dan orang-orang lain. Sebaiknya gunakan kata-kata yang sudah umum digunakan supaya tidak membingungkan atau mempermalukan anak anda.
Hindari penggunaan kata-kata "kotor", "nakal" atau jorok untuk menggambarkan urine atau feses. Istilah negatif ini akan membuat anak anda merasa malu dan bingung. Ajarkan BAB dan BAK dengan cara sederhana. Anak anda mungkin ingin tahu dan mencoba untuk bermain dengan fesesnya. Anda dapat mencegah hal ini tanpa membuat anak anda sedih, katakan bahwa feses bukan sesuatu untuk dimainkan.
Ketika anak anda sudah siap, anda sebaiknya memilih pot (potty chair) untuk BAK atau BAB. Pot lebih mudah digunakan untuk anak kecil, karena pendek sehingga anak tidak sulit untuk duduk diatasnya dan kaki anak dapat mencapai lantai.
Anak-anak sering tertarik dengan aktifitas dalam kamar mandi keluarga. Kadang-kadang biarkan mereka memperhatikan orang tuanya saat pergi ke kamar mandi. Dengan melihat orang dewasa menggunakan toilet akan membuat mereka mempunyai keinginan yang sama. Jika memungkinkan ibu sebaiknya memperlihatkan cara yang benar kepada anak perempuannya, sedangkan ayah kepada anak laki-lakinya. Anak-anak dapat juga mempelajari cara ini dari kakak atau teman-temannya.
Ajarkan anak anda untuk memberitahukan bila dia ingin BAB atau BAK, Anak anda sering memberitahu anda pada saat dia sudah mengompol atau BAB. Hal ini merupakan tanda bahwa anak anda mulai mengenal fungsi tubuhnya. Ajarkan anak anda lain kali harus memberi tahu anda sebelumnya.
Sebelum BAB anak anda mungkin merintih, atau mengeluarkan suara-suara aneh, jongkok, atau berhenti beberapa saat. saat mengedan wajahnya akan menjadi merah. Jelaskan pada anak tanda-tanda tersebut adalah petunjuk saatnya menggunakan toilet.
Kadang-kadang lebih lama mengenal keinginan untuk BAK daripada keinginan untuk BAB. Beberapa anak belum dapat mengontrol keinginan BAK selama beberapa bulan setelah mereka dapat mengontrol BAB. Beberapa anak mampu mengontrol BAK terlebih dahulu. Sebagian besar anak laki-laki belajar BAK dengan cara duduk terlebih dahulu, kemudian baru dengan cara berdiri. Ingatlah bahwa semua anak berbeda.
Ketika anak anda tampak ingin BAK atau BAB, pergilah ke pot. Biarkan anak anda duduk di pot beberapa menit, Jelaskan bahwa anda ingin anak anda BAB atau BAK di situ. Bergembiralah, jangan memperlihatkan ketegangan. Jika anak anda protes dengan keras, jangan memaksa. Mungkin anak anda belum saatnya untuk memulai TT.
Sebaiknya anak dilatih menggunakan pot secara rutin, misalnya menjadi kegiatan pertama di pagi hari ketika anak anda bangun, setelah makan, atau sebelum tidur siang. Ingatlah bahwa anda tidak dapat mengontrol kapan anak anda BAB atau BAK.
Keberhasilan TT tergantung pada cara pengajaran bertahap yang sesuai dengan anak anda. Anda harus mendukung usaha anak anda. Jangan menginginkan hasil yang terlalu cepat. Berikan anak anda pelukan dan pujian jika mereka berhasil. Bila terjadi kesalahan jangan mamarahi atau membuat mereka sedih. Hukuman akan membuat mereka merasa bersalah dan membuat TT menjadi lebih lama.
Ajarkan anak anda kebiasaan menjaga kebersihan. Tunjukkan cara cebok yang benar. Anak perempuan seharusnya membersihkan dari depan ke belakang untuk mencegah penyebaran kuman dari rektum ke vagina atau kandung kemih. Pastikan anak laki-laki maupun perempuan mencuci tangan mereka setelah BAB atau BAK.
Beberapa anak percaya bahwa urine atau feses adalah bagian dari tubuh mereka, melihat fesesnya disiram mungkin menakutkan dan sulit untuk dimengerti. Beberapa anak takut mereka akan tersedot ke dalam toilet bila disiram saat mereka masih duduk di atasnya. Orang tua harus mengajarkan mereka keinginan untuk mengontrol, biarkan mereka mencoba menyiram tissue ke dalam toilet. Hal tersebut akan menghilangkan ketakutan mereka terhadap suara berisik air dan mereka dapat melihat benda yang menghilang, masuk ke dalam toilet.
Ketika anak anda mulai sering berhasil, tingkatkan dengan penggunaan celan latihan (training pants). Kejadian tersebut menjadi sangat istimewa. Anak anda akan merasa bangga telah mendapat kepercayaan dan merasa tumbuh. Bagaimana pun juga bersiaplah terhadap terjadinya "kecelakaan". Akan membutuhkan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan sebelum TT selesai. Sebaiknya tetap melanjutkan latihan duduk di pot di siang hari. Jika anak anda dapat menggunakan pot dengan sukses, ini merupakan kesempatan untuk memuji. Bila tidak ini masih merupakan latihan yang baik.
Pada awalnya, banyak anak akan BAB atau BAK segera setelah diangkat dari toilet. Perlu waktu untuk anak anda belajar relaksasi otot-ototnya untuk mengontrol BAB atau BAK. Bila sering terjadi "kecelakaan" seperti ini, berarti anak anda belum siap untuk TT.
Kadang-kadang anak anda akan meminta popok saat merasa akan BAB dan berdiri di satu tempat tertentu untuk defekasi. Ajak anak anda mengenali tanda-tanda keinginan BAB. Anjurkan kemampuannya dengan duduk di atas pot tanpa popok.
Pola defekasi bervariasi. Beberapa anak 2-3 kali per hari. Anak lain 2-3 hari sekali. Feses yang lunak membuat TT lebih mudah untuk anak dan orang tua. Terlalu memaksa anak dalam TT dapat menimbulkan masalah BAB jangka panjang.
Bicarakan dengan dokter anak anda bila terjadi perubahan kebiasaan BAB atau bila anak anda menjadi tidak nyaman. Jangan gunakan laksatif, supositoria, atau enema, kecuali dianjurkan oleh dokter.
Sebagian besar anak dapat mengontrol BAB dan BAK di siang hari saat usia 3-4 tahun. Bahkan setelah anak anda tidak mengompol di siang hari masih perlu waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk tidak mengompol di malam hari. Sebagian besar anak perempuan dan lebih dari 75% anak laki-laki mampu tidak mengompol di malam hari setelah usia 5 tahun.
Anak anda akan menunjukkan kepada anada jika dia sudah siap pindah dari pot ke toilet sesungguhnya. Pastikan anak anda cukup tinggi, dan latihlah tahap demi tahap bersama mereka.
Dokter anak anda dapat membantu.
Bila timbul masalah sebelum, saat, atau setelah TT, bicarakanlah dengan dokter anak anda. Kadang-kadang masalahnya tidak terlalu berat dan dapat diatasi segera, tetapi kadang-kadang timbul masalah fisik dan emosional yang memerlukan terapi. Bantuan, nasihat, dan dukungan dokter anak dapat membuat TT lebih mudah. Dokter anak anda juga dilatih untuk mengidentifikasi dan menangani masalah-masalah yang lebih serius.
Penulis : Dr Rini Sekartini SpAK, Staf Divisi Pediatri Sosial RSCM/FKUI.
Toilet Training
Pedoman Untuk Orang Tua
Pengaturan buang air besar dan berkemih diperlukan untuk ketrampilan sosial, Mengajarkan toilet training (TT) membutuhkan waktu, pengertian dan kesabaran. Hal terpenting untuk diingat adalah bahwa anda tidak dapat memaksakan anak untuk menggunakan toilet. The American Academy of Pediatrics telah mengembangkan brosur ini untuk membantu anak anda melewati tahap penting perkembangan sosial.
Kapan anak siap untuk toilet training?
Tidak ada patokan usia kapan TT harus dimulai. Saat yang tepat tergantung dari perkembangan fisik dan mental anak. anak berusia di bawah 12 bulan tidak mempunyai kontrol terhadap kandung kemih dan BAB, 6 bulan sesudahnya ada sedikit kontrol. Antara 18 dan 24 bulan beberapa anak sudah menunjukkan kesiapan, tetapi beberapa anak belum siap sampai usia 30 bulan atau lebih.
Anak anda seharusnya juga sudah siap secara emosional. Harus ada kemauan sendiri, tidak melawan atau menunjukkan tanda-tanda ketakutan. Jika anak bertahan kuat, sebaiknya ditunggu beberapa saat.
Mengajarkan TT sebaiknya santai dan hindari kemarahan. Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang dapat mengontrol kapan dan dimana anak ingin BAK atau BAB kecuali anak itu sendiri. Hindari pemaksaan yang berlebihan. Anak pada usia TT mulai timbul kesadaran terhadap diri sendiri. Mereka mencari cara untuk menguji keterbatasan mereka. Beberapa anak melakukannya dengan cara nenahan keinginan BAB-nya.
Perhatikan tanda-tanda berikut ini untuk menilai kesiapan anda:
- Anak anda tidak mengompol minimal 2 jam saat siang hari atau setelah tidur siang.
- BAB menjadi teratur dan dapat diprediksi
- Ekspresi wajah, postur menjadi tubuh dan kata-kata yang menunjukkan keinginan BAB atau BAK.
- Keluarga anda baru pindah atau berencana akan pindah dalam waktu dekat.
- Anda sedang menantikan kelahiran bayi atau baru mendapatkan seorang bayi.
- Ada penyakit berat, kematian atau seseorang dalam keluarga sedang mengalami krisis.
- Anak anda dapat mengikuti perintah-perintah sederhana
- Anak anda dapat berjalan dari dan ke kamar mandi, serta membantu melepas pakaian.
- Anak anda tampak tidak nyaman dengan popok yang koor dan ingin diganti.
- Anak anda meminta menggunakan toilet atau pot.
- Anak anda meminta menggunakan pakaian dalam seperti anak yang lebih besar.
Anda seharusnya memutuskan dengan hati-hati kata-kata apa yang akan digunakan untuk menggambarkan bagian-bagian tubuh, urine, dan BAB. Ingatlah bahwa kata-kata tersebut akan didengar juga oleh teman, tetangga, guru, dan orang-orang lain. Sebaiknya gunakan kata-kata yang sudah umum digunakan supaya tidak membingungkan atau mempermalukan anak anda.
Hindari penggunaan kata-kata "kotor", "nakal" atau jorok untuk menggambarkan urine atau feses. Istilah negatif ini akan membuat anak anda merasa malu dan bingung. Ajarkan BAB dan BAK dengan cara sederhana. Anak anda mungkin ingin tahu dan mencoba untuk bermain dengan fesesnya. Anda dapat mencegah hal ini tanpa membuat anak anda sedih, katakan bahwa feses bukan sesuatu untuk dimainkan.
Ketika anak anda sudah siap, anda sebaiknya memilih pot (potty chair) untuk BAK atau BAB. Pot lebih mudah digunakan untuk anak kecil, karena pendek sehingga anak tidak sulit untuk duduk diatasnya dan kaki anak dapat mencapai lantai.
Anak-anak sering tertarik dengan aktifitas dalam kamar mandi keluarga. Kadang-kadang biarkan mereka memperhatikan orang tuanya saat pergi ke kamar mandi. Dengan melihat orang dewasa menggunakan toilet akan membuat mereka mempunyai keinginan yang sama. Jika memungkinkan ibu sebaiknya memperlihatkan cara yang benar kepada anak perempuannya, sedangkan ayah kepada anak laki-lakinya. Anak-anak dapat juga mempelajari cara ini dari kakak atau teman-temannya.
Ajarkan anak anda untuk memberitahukan bila dia ingin BAB atau BAK, Anak anda sering memberitahu anda pada saat dia sudah mengompol atau BAB. Hal ini merupakan tanda bahwa anak anda mulai mengenal fungsi tubuhnya. Ajarkan anak anda lain kali harus memberi tahu anda sebelumnya.
Sebelum BAB anak anda mungkin merintih, atau mengeluarkan suara-suara aneh, jongkok, atau berhenti beberapa saat. saat mengedan wajahnya akan menjadi merah. Jelaskan pada anak tanda-tanda tersebut adalah petunjuk saatnya menggunakan toilet.
Kadang-kadang lebih lama mengenal keinginan untuk BAK daripada keinginan untuk BAB. Beberapa anak belum dapat mengontrol keinginan BAK selama beberapa bulan setelah mereka dapat mengontrol BAB. Beberapa anak mampu mengontrol BAK terlebih dahulu. Sebagian besar anak laki-laki belajar BAK dengan cara duduk terlebih dahulu, kemudian baru dengan cara berdiri. Ingatlah bahwa semua anak berbeda.
Ketika anak anda tampak ingin BAK atau BAB, pergilah ke pot. Biarkan anak anda duduk di pot beberapa menit, Jelaskan bahwa anda ingin anak anda BAB atau BAK di situ. Bergembiralah, jangan memperlihatkan ketegangan. Jika anak anda protes dengan keras, jangan memaksa. Mungkin anak anda belum saatnya untuk memulai TT.
Sebaiknya anak dilatih menggunakan pot secara rutin, misalnya menjadi kegiatan pertama di pagi hari ketika anak anda bangun, setelah makan, atau sebelum tidur siang. Ingatlah bahwa anda tidak dapat mengontrol kapan anak anda BAB atau BAK.
Keberhasilan TT tergantung pada cara pengajaran bertahap yang sesuai dengan anak anda. Anda harus mendukung usaha anak anda. Jangan menginginkan hasil yang terlalu cepat. Berikan anak anda pelukan dan pujian jika mereka berhasil. Bila terjadi kesalahan jangan mamarahi atau membuat mereka sedih. Hukuman akan membuat mereka merasa bersalah dan membuat TT menjadi lebih lama.
Ajarkan anak anda kebiasaan menjaga kebersihan. Tunjukkan cara cebok yang benar. Anak perempuan seharusnya membersihkan dari depan ke belakang untuk mencegah penyebaran kuman dari rektum ke vagina atau kandung kemih. Pastikan anak laki-laki maupun perempuan mencuci tangan mereka setelah BAB atau BAK.
Beberapa anak percaya bahwa urine atau feses adalah bagian dari tubuh mereka, melihat fesesnya disiram mungkin menakutkan dan sulit untuk dimengerti. Beberapa anak takut mereka akan tersedot ke dalam toilet bila disiram saat mereka masih duduk di atasnya. Orang tua harus mengajarkan mereka keinginan untuk mengontrol, biarkan mereka mencoba menyiram tissue ke dalam toilet. Hal tersebut akan menghilangkan ketakutan mereka terhadap suara berisik air dan mereka dapat melihat benda yang menghilang, masuk ke dalam toilet.
Ketika anak anda mulai sering berhasil, tingkatkan dengan penggunaan celan latihan (training pants). Kejadian tersebut menjadi sangat istimewa. Anak anda akan merasa bangga telah mendapat kepercayaan dan merasa tumbuh. Bagaimana pun juga bersiaplah terhadap terjadinya "kecelakaan". Akan membutuhkan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan sebelum TT selesai. Sebaiknya tetap melanjutkan latihan duduk di pot di siang hari. Jika anak anda dapat menggunakan pot dengan sukses, ini merupakan kesempatan untuk memuji. Bila tidak ini masih merupakan latihan yang baik.
Pada awalnya, banyak anak akan BAB atau BAK segera setelah diangkat dari toilet. Perlu waktu untuk anak anda belajar relaksasi otot-ototnya untuk mengontrol BAB atau BAK. Bila sering terjadi "kecelakaan" seperti ini, berarti anak anda belum siap untuk TT.
Kadang-kadang anak anda akan meminta popok saat merasa akan BAB dan berdiri di satu tempat tertentu untuk defekasi. Ajak anak anda mengenali tanda-tanda keinginan BAB. Anjurkan kemampuannya dengan duduk di atas pot tanpa popok.
Pola defekasi bervariasi. Beberapa anak 2-3 kali per hari. Anak lain 2-3 hari sekali. Feses yang lunak membuat TT lebih mudah untuk anak dan orang tua. Terlalu memaksa anak dalam TT dapat menimbulkan masalah BAB jangka panjang.
Bicarakan dengan dokter anak anda bila terjadi perubahan kebiasaan BAB atau bila anak anda menjadi tidak nyaman. Jangan gunakan laksatif, supositoria, atau enema, kecuali dianjurkan oleh dokter.
Sebagian besar anak dapat mengontrol BAB dan BAK di siang hari saat usia 3-4 tahun. Bahkan setelah anak anda tidak mengompol di siang hari masih perlu waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk tidak mengompol di malam hari. Sebagian besar anak perempuan dan lebih dari 75% anak laki-laki mampu tidak mengompol di malam hari setelah usia 5 tahun.
Anak anda akan menunjukkan kepada anada jika dia sudah siap pindah dari pot ke toilet sesungguhnya. Pastikan anak anda cukup tinggi, dan latihlah tahap demi tahap bersama mereka.
Dokter anak anda dapat membantu.
Bila timbul masalah sebelum, saat, atau setelah TT, bicarakanlah dengan dokter anak anda. Kadang-kadang masalahnya tidak terlalu berat dan dapat diatasi segera, tetapi kadang-kadang timbul masalah fisik dan emosional yang memerlukan terapi. Bantuan, nasihat, dan dukungan dokter anak dapat membuat TT lebih mudah. Dokter anak anda juga dilatih untuk mengidentifikasi dan menangani masalah-masalah yang lebih serius.
Penulis : Dr Rini Sekartini SpAK, Staf Divisi Pediatri Sosial RSCM/FKUI.
Langganan:
Postingan (Atom)





